Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Megawati Terima Surat dari Presiden China Xi Jinping, Ini Isinya

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengaku mendapatkan surat dari Presiden China, Xi Jinping. Ini isi surat tersebut.
Ketua Umum PDI Perjuangan PDIP Megawati Soekarnoputri (tengah) didampingi Ketua DPR Puan Maharani (ketiga kanan) dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey (kedua kanan) menyalakan Obor Api Perjuangan saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDI Perjuangan di Jakarta, Jumat (24/5/2024). Bisnis/Arief Hermawan P
Ketua Umum PDI Perjuangan PDIP Megawati Soekarnoputri (tengah) didampingi Ketua DPR Puan Maharani (ketiga kanan) dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey (kedua kanan) menyalakan Obor Api Perjuangan saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDI Perjuangan di Jakarta, Jumat (24/5/2024). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengaku mendapatkan surat dari Presiden China, Xi Jinping.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rakernas V PDIP di Jakarta Utara pada Minggu (26/5/2024) lalu. Presiden ke-5 RI itu membandingkan konsep arah masa depan Indonesia dengan Negeri Tirai Bambu.

“Ini kan kelihatan enggak ada konsep seperti RRC, Republik Rakyat Tiongkok. Xi Jinping itu sudah disuruh bikin visi misi untuk 100 tahun ke depan,” kata Mega saat memberikan pidato penutupan, Minggu (26/5/2024).

Megawati kemudian mengaku mendapatkan kabar bahwa Xi Jinping telah mulai mencanangkan konsep masa depan China untuk 100 tahun berikutnya.

Menurutnya, hal itu disampaikan Xi Jinping ketika bersurat untuk terakhir kalinya. Dengan demikian, China disebutnya telah memiliki arah masa depan setidaknya untuk 200 tahun ke depan.

“Terakhir kirim surat sama saya, beliau [Xi Jinping] sudah disuruh bikin untuk 100 tahun lagi. Berarti yang namanya RRC itu punya 200 tahun lho, arah [masa depannya]. Saya bilang, aduh, gile juga,” lanjut putri Proklamator RI Soekarno ini.

Megawati mengungkapkan kekagumannya atas hal tersebut. Hal ini tak terlepas dari jumlah penduduk China yang mencapai 1,6 miliar orang.

Dia lantas membandingkannya dengan kondisi Indonesia. Dengan jumlah penduduk yang hanya seperempat dari total penduduk China, Mega menyebut tak ada orientasi jelas bagi masa depan bangsa.

“Lah, gini aja kok masih morat-marit, kocar-kacir, enggak jelas maunya ke mana. Pemimpinnya mau ke mana, [begitu juga] rakyatnya,” tutur Megawati.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper