Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Penyebab Gunung Ruang Meletus, Mulai Gempa hingga Risiko Tsunami

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) membeberkan penyebab Gunung Ruang meletus setelah beberapa gempa sehingga menimbulkan risiko tsunami.
Gunung Ruang di Sulawesi Utara mengalami erupsi, Senin (16/4/2024)/Istimewa
Gunung Ruang di Sulawesi Utara mengalami erupsi, Senin (16/4/2024)/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) membeberkan penyebab Gunung Ruang meletus  setelah beberapa gempa terjadi sehingga menimbulkan risiko tsunami.

Erupsi yang terjadi di Gunung Ruang pada Senin (16/4/2024) menyebabkan kerusakan di sejumlah titik dan evakuasi warga yang berada di kawasan terdampak. Ekskalasi gempa dimulai pada 9 April 2024 dan terjadi secara cepat.

Imbas dari bencana erupsi tersebut, pemerintah menutup sejumlah kegiatan operasional yang terdampak abu vulkanik dari Gunung Ruang. Sejumlah penerbangan dihentikan karena persebaran abu yang mencapai ke permukaan.

Di sisi lain, PVMBG turut mengimbau kepada masyarakat sekitar Gunung Ruang untuk menjauhi radius wilayah yang ditetapkan sebagai area bahaya dan menggunakan masker guna menghindari paparan abu vulkanik pada sistem pernafasan.

“Ini memang aktivitasnya cukup dapat dikatakan mendadak dan cukup cepat,” kata Heruningtyas, Ketua Tim Kerja Gunung Api secara daring pada Konferensi Pers Kenaikan Status Gunung Ruang dari Siaga ke Awas, Kamis (18/4/2024).

Kronologi detil sebelum erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara sebagai berikut :

  • 9 April

Gempa tektonik terasa dengan magnitude 6,4 skala richter di Gunung Ruang daerah barat laut Pulau Doi, Maluku Utara.

  • 14 April

Gempa tektonik kembali terasa dengan magnitude 5,1 skala richter di Gunung Ruang daerah barat daya Pulau Doi, Maluku Utara.

  • 11 -15 April

Terjadi peningkatan gempa vulkanik dalam (VTA) hingga 5-146 kali di Gunung Ruang. Status masih NORMAL.16 April

Tepat jam 10.00 WITA, PVMBG menaikkan status dari Normal ke Waspada karena rentetan gempa vulkanik yang terjadi. Melalui ini, pihaknya mengeluarkan imbauan terhadap daerah bahaya dalam radius 2 KM dari kawah Gunung Ruang. Saat itu, belum ada pengungsian, namun PVMBG sudah melakukan koordinasi dengan BPBD dan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

Pada pukul 13.37 WITA, erupsi pertama terjadi dan tampak kasat mata dengan intensitas lemah di kawah Gunung Ruang. Terjadi gunung meletus dengan munculnya asap putih dari kawah utama.

Pukul 16.00 WITA, erupsi mulai terjadi cukup intens. PVMBG mengubah status menjadi Siaga dan memperluas area bahaya dalam radius 4 KM dari kawah Gunung Ruang. Evakuasi warga mulai dilakukan di area Pulau Ruang.

Jam 21.45 erupsi Gunung Ruang semakin membesar, kondisi Pulau Ruang sudah kosong karena seluruh masyarakatnya telah selesai dievakuasi.

  •  17 April

Erupsi Gunung Ruang terus-menerus terjadi dimulai dari pukul 01.08 WITA, 05.05 WITA, 18.00 WITA, hingga pukul 20.15 WITA. Dalam erupsi tersebut, terjadi gempa disertai dengan gemuruh. Lalu pada pukul 20.39 WITA terjadi kerusakan di stasiun seismograf dan jaringan listrik padam.

  •  17 April (21.00 WITA)

PVMBG mengubah status Gunung Ruang menjadi Awas. Adanya potensi tsunami jika material erupsi turun ke laut, tepatnya di bagian barat Pulau Tagulandang. Selain itu, daerah bahaya diperluas kembali dalam radius 6 KM dari kawah aktif. Evakuasi masyarakat dilakukan untuk masyarakat di wilayah Pulau Tagulandang yang masuk ke dalam radius 6 KM. Di sisi lain, terjadi hujan kerikil di Pulau Tagulandang yang merusak atap rumah warga disana dan hujan pasir di area barat Pulau Tagulandang.

(Nona Amalia)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Redaksi
Editor : Muhammad Ridwan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper