Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PDIP Dukung PPP Dekati Kubu Prabowo: Agar Sejarah Partai Tak Hilang

PDIP Perjuangan (PDIP) mendukung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendekati kubu Prabowo-Gibran.
Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan keterangan kepada wartawan mengenai Program Megawati Fellowship di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (3/10/2023). PDI Perjuangan menyelenggarakan program Megawati Fellowship di bidang pendidikan terutama riset, inovasi dan teknologi yang dapat diikuti seluruh anak bangsa berdasarkan dengan syarat ditentukan. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/rwa.
Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan keterangan kepada wartawan mengenai Program Megawati Fellowship di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (3/10/2023). PDI Perjuangan menyelenggarakan program Megawati Fellowship di bidang pendidikan terutama riset, inovasi dan teknologi yang dapat diikuti seluruh anak bangsa berdasarkan dengan syarat ditentukan. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/rwa.

Bisnis.com, JAKARTA - PDIP Perjuangan (PDIP) mendukung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendekati kubu Prabowo-Gibran untuk menyelamatkan Partai Kabah dalam konstelasi politik nasional.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengaku tidak mempermasalahkan Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono yang hadiri halalbihalal Partai Golkar pada Senin (15/4/2024) kemarin.

Padahal, PPP notabenenya merupakan partai pendukung Ganjar-Mahfud (bersama PDIP), sedangkan Golkar merupakan partai pengusung Prabowo-Gibran.

"PDI Perjuangan kan sangat berkepentingan agar rezim ini tidak menghilangkan sejarah Partai Kabah yang menjadi sahabat PDI Perjuangan. Nah dalam rangka survival sebagai Partai Kabah, ya kami dorong PPP untuk melakukan komunikasi-komunikasi politik," kata Hasto di Gedung MK, Selasa (16/2/2024).

Oleh sebab itu, PDIP mendukung berbagai upaya PPP lakukan pendekatan politik ke kubu Prabowo-Gibran. Apalagi, menurutnya, ada operasi dari pihak yang dekat kekuasaan untuk menaikkan suara partai-partai tertentu dalam Pileg 2024.

"Sehingga membuat PPP tergerus. Itu hasil operasi politik," ujar Hasto.

Meski demikian, Hasto tidak menjawab apakah PDIP mendorong PPP masuk ke koalisi pendukung Prabowo-Gibran.

Sebagai informasi, PPP hanya meraih 3,87% suara sah nasional pada ajang Pileg 2024. Sementara itu, ambang batas parlemen sebesar 4%.

Artinya, untuk pertama kali dalam sejarahnya, PPP terancam tak lolos ke DPR RI. Meski demikian, kini PPP sedang mengajukan gugatan hasil Pileg 2024 ke MK.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper