Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

KPK Izinkan Keluarga Kunjungi Tahanan Kasus Korupsi saat Lebaran

KPK bakal membuka layanan kunjungan bagi para keluarga tahanan korupsi pada saat perayaan Lebaran 2024.
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia di Jakarta./Bisnis-Samdysara Saragih
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia di Jakarta./Bisnis-Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membuka layanan kunjungan bagi para keluarga tahanan kasus korupsi pada saat perayaan Idulfitri 1445 Hijriah atau Lebaran 2024

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikti menyebut layanan itu biasa disediakan pada perayaan keagamaan secara nasional, guna memfasilitas silaturahmi antar keluarga inti para tahanan. 

"Rutan Cabang KPK memberikan layanan berupa fasilitasi untuk mempertemukan dan silaturahim antar keluarga inti dengan para tahanan dalam bentuk layanan kunjungan tatap muka dan penerimaan pengiriman makanan," ujarnya kepada wartawan, Senin (8/4/2024).

Jadwal kunjungan bagi para tahanan korupsi yang nantinya difasilitasi oleh pihak rumah tahanan (rutan) KPK 

1. Rabu (10/4/2024) atau 1 Syawal 1445 H dimulai pukul 10.00 Wib s/d 12.00 WIB;

2. Kamis (11/4/2024) atau 2 Syawal 1445 H dimulai pukul 10.00 Wib s/d 12.00 Wib 

Di sisi lain, rutan KPK membuka penerimaan makanan bagi para tahanan dimulai pukul 08.00 WIB s/d 09.30 WIB. 

KPK pun mengingatkan bahwa pihaknya tidak menerima pemberian dalam bentuk apapun baik uang, barang dan/atau fasilitas dari pengunjung rutan, baik keluarga, penasihat hukum atau orang lain yang berhubungan dengan tahanan. 

Seperti diketahui, komisi antirasuah belum lama ini menindak secara etik dan pidana para pegawai rutannya dalam kasus pungutan liar (pungli). 

"Apabila mendapati ada temuan oknum Rutan Cabang KPK yang meminta, memeras hingga memaksa untuk segera melapor ke Pengaduan Masyarakat KPK melalui (021) 25578300, call center 198, Website : http://kws.kpk.go,id, email : [email protected] maupun melalui WhatsApp : 0811959575," tutup Ali.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper