Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

2 TKA China Jadi Tersangka Kasus Ledakan Smelter Nikel PT ITSS di Morowali

Dua tersangka telah ditetapkan dalam kasus ledakan tungku smelter nikel milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah.
Aktivitas karyawan kembali berangsur normal pascakecelakaan kerja Minggu (24/12/2023) pukul 05.30 WITA di pabrik ferrosilikon PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (PT ITSS) yang berada di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP)/Dok.IMIP
Aktivitas karyawan kembali berangsur normal pascakecelakaan kerja Minggu (24/12/2023) pukul 05.30 WITA di pabrik ferrosilikon PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (PT ITSS) yang berada di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP)/Dok.IMIP

Bisnis.com, JAKARTA - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah menetapkan dua tersangka dalam kasus ledakan tungku smelter nikel milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). Keduanya merupakan tenaga kerja asing asal China. 

"Dua pejabat tersebut merupakan warga negara asing [WNA] asal China inisial ZG dan Z," kata Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono, dikutip dari Antara, Selasa (13/2/2024).

Djoko mengatakan, tersangka ZG berstatus sebagai supervisor furnace PT Zhao Hui Nikel yang diperbantukan ke PT ITSS dan Z merupakan wakil supervisor PT Ocean Sky Metal Indonesia (OSMI). Namun, Djoko belum menjelaskan secara terperinci alasan kedua WNA tersebut ditetapkan sebagai tersangka.

"Kedua tersangka dijerat Pasal 188, 359 dan 360 KUHP," ujarnya.

Dia menjelaskan, dalam kasus tersebut tim penyidik telah memeriksa 27 orang saksi yang merupakan karyawan dan dianggap bertanggung jawab atas peristiwa pada 24 Desember 2023 yang menewaskan 12 pekerja asal Indonesia dan 8 TKA. 

“Saksi yang diperiksa yakni tenaga kerja Indonesia [TKI] maupun TKA, termasuk ada sejumlah korban yang sudah pulih, kami telah mintai keterangan,” imbuh Djoko.

Dari hasil penyelidikan sebelumnya, diduga sejumlah standar operasional prosedur (SOP) yang dilanggar dari sisi petugas, baik metode kerja maupun dari keputusan oleh pihak yang bertanggung jawab terhadap pekerjaan itu.

Diberitakan sebelumnya, manajemen PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mengemukakan awal mula ledakan tungku smelter pabrik tenant-nya, PT ITSS, terjadi ketika sejumlah pekerja melakukan perbaikan tungku dan pemasangan plat pada bagian tungku.

Saat proses perbaikan dilakukan, terjadi ledakan tak terhindarkan. Hasil investigasi awal, penyebab ledakan diperkirakan karena bagian bawah tungku masih terdapat cairan pemicu ledakan. Terlebih, ada banyak tabung oksigen di lokasi ledakan yang biasanya digunakan untuk pengelasan dan pemotongan komponen tungku. Akibatnya, ledakan pertama memicu beberapa tabung oksigen di sekitar area ikut meledak. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper