Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

5 Survei Terbaru Capres saat Kampanye Akbar, Pilpres 2024 Satu Putaran?

Simak rekap dari 5 survei calon presiden terbaru saat kampanye akbar. Pilpres 2024 bakal satu putaran?
Capres nomor urut satu Anies Baswedan (kanan), capres nomor urut dua Prabowo Subianto (kiri), dan capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo beradu gagasan dalam debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). Debat kali ini bertemakan pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Capres nomor urut satu Anies Baswedan (kanan), capres nomor urut dua Prabowo Subianto (kiri), dan capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo beradu gagasan dalam debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). Debat kali ini bertemakan pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA -- Sebanyak lima survei berbeda memaparkan data terbaru elektabilitas capres jelang penyelenggaraan kampanye akbar pada Minggu (10/2/2024). Potensi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 tuntas dalam satu putaran semakin besar? 

Hal itu ditunjukkan dengan tren elektabilitas salah satu pasangan calon (paslon), yakni Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, memperoleh elektabilitas di atas 50% jelang pemungutan suara pada 14 Februari 2024. 

Paslon nomor urut 02 itu kini bertengger di posisi pertama, di atas dua pesaingnya yakni paslon nomor urut 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Jarak antara elektabilitas Prabowo-Gibran dua pesaingnya itu pun cukup jauh. 

Beberapa survei pun menunjukkan pasangan Menteri Pertahanan dan Wali Kota Solo itu berhasil memasuki basis-basis daerah pemilihan milik rivalnya, seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

Untuk diketahui, pasal 416 ayat (1) Undang-undang (UU) No.7/2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) mengamanatkan bahwa pemenang kontestasi adalah yang memperoleh suara lebih dari 50%. Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 sebanyak 204,8 juta pemilih. 

"Pasangan calon terpilih adalah Pasangan Calon yang memperoleh suara lebih dari 50% (lima puluh persen) dari jumlah suara dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden dengan sedikitnya 20% (dua puluh persen) suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari 1/2 (setengah) jumlah provinsi di Indonesia," demikian bunyi UU Pemilu.

Berikut 5 survei capres terbaru jelang kampanye akbar Pemilu 2024 

1. Indikator Politik Indonesia 

Survei Indikator terbaru diselenggarakan 28 Januari-4 Februari 2024. Hasil survei menemukan bahwa 51,8% responden menyatakan memilih paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dalam simulasi surat suara. Setelah itu, sebanyak 24,1% memilih paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan 19,6% memilih paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD. 

Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyampaikan bahwa potensi Pilpres dua putaran semakin menipis seiring dengan tren naiknya elektabilitas Prabowo-Gibran. Namun, apabila dua putaran terjadi pada 14 Februari 2024, maka pasangan Anies-Muhaimin memiliki potensi lebih besar untuk masuk ke putaran selanjutnya. 

"Kalau misalnya terjadi dua putaran, suara buat Mas Anies sama Gus Muhaimin untuk masuk putaran kedua lebih besar peluanganya ketimbang Ganjar-Mahfud, meskipun per hari ini selisihnya masih margin of error," terangnya pada konferensi pers, Jumat (9/2/2024), dikutip dari YouTube Indikator Politik Indonesia. 

Dalam survei tersebut, Prabowo-Gibran ditemukan menggeser Ganjar-Mahfud dari posisi pertama di Jawa Tengah dengan elektabilitas 45,5%. Elektabilitas Ganjar-Mahfud berada di urutan kedua yakni 38%. 

Seperti diketahui, Jateng diketahui merupakan basis dari partai pengusung utama 03 yakni PDI Perjuangan (PDIP). Begitu pula dengan Bali-Nusa Tenggara, elektabilitas 02 tercatat lebih besar yakni 48,9% atau mengalahkan 03 dengan perolehan 35,3%. 

Adapun, basis Jawa Timur juga dikuasai oleh Prabowo-Gibran. Elektabilitas 02 tembus 56,3%, mengalahkan 03 yang memperoleh 21,5% dan 01 sebesar 14,2%. Padahal, paslon 01 memiliki Cak Imin yang merupakan Ketua Umum PKB dan 03 memilik Mahfud MD yang disebut-sebut sebagai salah stau tokoh nahdliyyin. 

2. LSI Denny JA

Survei oleh LSI Denny JA digelar di hampir periode yang sama dengan Indikator Politik yakni sekitar 26 Januari-6 Februari 2024. LSI Denny JA menemukan bahwa elektabilitas Prabowo-Gibran tembus 53,5%. 

Jaraknya luas dibandingkan dengan dua paslon lainnya yakni Anies-Cak Imin 21,7% dan Ganjar-Mahfud 19,2%. Hasil survei itu didapatkan dari simulasi kertas suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 14 Februari 2024. 

Denny JA bahkan memprediksi 70% Prabowo-Gibran akan memenangkan Pilpres dengan satu putaran saja. Survei itu juga menemukan bahwa terdapat lompatan kenaikan suara 02  di basis PDIP, yakni Jawa Tengah, sebesar 37,2% dari periode September 2023 ke Februari 2024. 

Survei itu menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden. Margin of error tercatat sebesar 2,9%. Menurut survei tersebut, terdapat tiga hal yang bisa membatalkan pemilu terjadi satu putaran sebagaiman prediksi LSI Denny JA. 

Tiga hal tersebut yaitu tingginya tingkat golput di pemilih Prabowo secara tidak proporsional; beralihnya pemilih soft supporters Prabowo-Gibran yang berjumlah 5,6%; dan blunder oleh paslon 02 di sisa waktu sebelum 14 Februari 2024.

3. Poltracking Indonesia

Poltracking Indonesia juga merilis hasil survei yang diselenggarakan dalam periode akhir Januari hingga awal Februari 2024, yakni 27 Januari-2 Februari 2024. Survei juga menggunakan multistage random sampling dengan 1.220 responden. Margin of error sebesar 2,9%. 

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda, dalam hasil surveinya, menemukan bahwa Prabowo-Gibran memperoleh elektabilitas 50,9%. Hanta menyebut tren elketabilitas 02 mengalami kenaikan sejak November 2023.

Elektabilitas itu diikuti oleh pasangan Anies-Cak Imin sebesar 25,1% dan Ganjar-Mahfud sebesar 18,4%. Bagi Anies-Cak Imin, tren elektabilitas mereka cenderung fluktuatif sedangkan Ganjar-Mahfud mengalami penurunan.

"Peta elektoral saat ini makin memperlebar potensi Pilpres berlangsung dalam satu putaran untuk pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, namun belum mutlak karena jika ditarik menurut MoE masih ada potensi dua putaran," dikutip dari situs resmi Poltracking Indonesia. 

Di sisi lain, Poltracking juga menemukan bahwa Partai Gerindra menggeser PDIP, yang saat ini memiliki kursi terbanyak di DPR. Gerindra memperoleh elektabilitas 18,1%, lalu diikuti oleh PDIP 16,4%; Golkar 10,1%; PKB 9,3%; PKS 8,3%; Nasdem 7,1%; Demokrat 6,6%; PAN 6,5%; PPP 3,7%; PSI 3,4%; dan Perindo 2,0%. 

SOSIALISASI PILPRES 2024 Warga mengamati baliho bertema Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) yang maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di Jakarta, Senin (8/1/2024). JIBI/Bisnis/Arief Hermawan P
SOSIALISASI PILPRES 2024 Warga mengamati baliho bertema Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) yang maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di Jakarta, Senin (8/1/2024). JIBI/Bisnis/Arief Hermawan P

4. Populi Center

Elektabilitas Prabowo-Gibran juga tembus di atas 50% sehingga mengungguli Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud, dalam survei terbaru Populi Center. Dalam pemberitaan Bisnis sebelumnya, elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 52,5%, disusul oleh Anies-Cak Imin 22,1% dan Ganjar-Mahfud 16,9%.

Direktur Eksekutif Populi Center, Afrimadona mengatakan bahwa sebanyak 79,8% responden sudah memantapkan pilihannya dan tidak akan berubah hingga hari pencoblosan nanti. 

"Sementara itu yang masih belum mantap pilihannya ada 19,4 responden di Indonesia," katanya dalam konferensi pers, pada Rabu (7/2/2024). 

Adapun survei terkini Populi Center dilakukan pada periode 27 Januari 2024-3 Februari 2024 terhadap 1.500 responden di 38 provinsi secara tatap muka dengan margin of error 2,53% dan tingkat kepercayaan 95%.

5. Indonesia Polling Stations

Dalam pemberitaan Bisnis sebelumnya, IPS telah melakukan pemungutan suara terhadap responden untuk menentukan presiden dan wakil presiden jika ditentukan awal Januari 2024. Hasilnya, Prabowo-Gibran berada di posisi puncak dengan meraup 51,8% suara.

Kemudian, elektabilitas dari ketiga paslon disusul oleh Anies-Cak Imin sebesar 21,3% dan Ganjar-Mahfud sebesar 19,2%. Adapun masyarakat yang belum bisa membuat keputusan sebesar 7,7%. 

Peneliti IPS Alfin Sugianto mengatakan perolehan tersebut dipengaruhi dari hasil debat capres atau debat ketiga, (7/1/2024). Pada intinya, duet Ganjar-Anies telah menjadi bumerang dengan menghasilkan simpati terhadap Prabowo.

Survei IPS itu dilakukan pada 7 hingga 14 Januari 2024 di 38 provinsi. Jumlah sampel survei IPS kali ini sebesar 1.220 responden, diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat dengan Margin of error (Moe) +/- 2,8%, dan pada tingkat kepercayaan sebesar 95%.

Dalam hal ini, IPS melakukan pemungutan suara dengan menggunakan teknik wawancara melalui telepon yang diklaim dilakukan tenaga terlatih dengan bantuan pedoman kuesioner.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Halaman
  1. 1
  2. 2
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper