Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

CEK FAKTA: Benarkah Anggaran Pertahanan Indonesia Hanya 2% dari PDB Seperti Kata Ganjar?

Ganjar Pranowo mengatakan bahwa anggaran pertahanan Indonesia belum mencapai 2%dari produk domestik bruto (PDB). Berikut faktanya
CEK FAKTA: Benarkah Anggaran Pertahanan Indonesia Hanya 2% dari PDB Seperti Kata Ganjar? Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyampaikan visi dan misi saat Debat Pertama Capres 2024 di Jakarta, Selasa (12/12/2023). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
CEK FAKTA: Benarkah Anggaran Pertahanan Indonesia Hanya 2% dari PDB Seperti Kata Ganjar? Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyampaikan visi dan misi saat Debat Pertama Capres 2024 di Jakarta, Selasa (12/12/2023). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Calon Presiden (Capres) nomor urut 03 Ganjar Pranowo mengatakan bahwa anggaran pertahanan Indonesia belum mencapai 2%dari produk domestik bruto (PDB). Hal itu disampaikan oleh Ganjar pada debat ketiga capres di Istora Senayan GBK, Jakarta, Minggu (7/1/2024).

Ganjar mengatakan bahwa pertahanan Indonesia dalam menghadapi tantangan global diperlukan. Berbagai pengadaan alat pertahanan disebutnya seperti di antaranya rudal hipersonik hingga sistem senjata otonom.

Hal itu, terangnya, bisa diwujudkan apabila anggaran pertahanan melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) mencapai 2% dari PDB.

"Itu bisa dilakukan kalau anggaran dari Kemenhan itu satu sampai 2% dari PDB sehingga ya kita akan bisa tercapai," ujarnya pada penyampaian visi-misinya.

Adapun pernyataan Ganjar sesuai dengan fakta bahwa pada 2022, anggaran pertahanan Indonesia hanya 0,7% dari PDB. Berdasarkan data Bank Dunia, rata-rata anggaran pertahanan secara global sebesar 2-3% dari PDB mereka.

Adapun berdasarkan catatan Bisnis, anggaran Kemhan paling besar selama periode 2019-2024 tercatat pada 2022 yakni Rp150,43 triliun. Sementara itu BPS mencatat bahwa PDB atas dasar harga pada 2022 yakni mencapai Rp18.588,4 triliun. Dengan demikian, anggaran Kemhan terhadap PDB pada 2022 itu mencapai 0,76%.

Kemudian, pada 2023 pemerintah mengalokasikan anggaran untuk Kemenhan senilai Rp134,32 triliun. Secara terperinci, belanja pegawai dianggarkan senilai Rp54,16 triliun, belanja barang mencapai Rp46 triliun, dan belanja modal di angka Rp34,12 triliun.

Realisasi sementara untuk belanja modal Kemenhan tahun anggaran 2023 tercatat mencapai Rp70,9 triliun atau meningkat hampir dua kali lipat dari APBN.

Artikel ini adalah hasil kolaborasi Aliansi Jurnalis Independen, Asosiasi Media Siber Indonesia, Masyarakat Anti-Fitnah Indonesia, Cekfakta.com bersama 18 media dan 7 panel ahli di Indonesia.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dany Saputra
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper