Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

4 Pernyataan Anwar Usman yang "Kontroversial", Salah Satunya Benarkan MK sebagai Mahkamah Keluarga

Setelah melakoni pemeriksaan yang diselenggarakan oleh MKMK, Anwar Usman memberikan beberapa pernyataan.
Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi Anwar Usman membuka jalananya sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (27/6/2019). Sidang tersebut beragendakan pembacaan putusan oleh majelis hakim MK./Bisnis-Abdullah Azzam
Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi Anwar Usman membuka jalananya sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (27/6/2019). Sidang tersebut beragendakan pembacaan putusan oleh majelis hakim MK./Bisnis-Abdullah Azzam

Bisnis.com, SOLO - Setelah melakoni pemeriksaan yang diselenggarakan oleh MKMK pada 31 Oktober 2023 kemarin, Anwar Usman memberikan beberapa pernyataan yang kemudian viral.

Setelah 1,5 jam pemeriksaan oleh MKMK, paman Jokowi menanggapi tentang isu yang liar di publik.

Namun yang menarik, beberapa pernyataan Anwar Usman tersebut viral dan jadi perbincangan. Bisnis telah merangkum 4 pernyataan Anwar Usman yang viral di media sosial.

Pernyataan Anwar Usman dan viral

1. Bilang Jabatan hanya Milik Allah

Anwar Usman mengatakan jabatan adalah milik Allah SWT. Netizen mengatakan bagaimana bisa sosok sekelas Ketua MK, Anwar Usman memutuskan untuk membawa-bawa nama Allah SWT dalam komentarnya alih-alih menjelaskan alasan berdasarkan keilmuannya lebih lanjut.

"Jabatan milik Allah Yang Maha Kuasa," kata Anwar kepada wartawan.

Bukan hanya itu, Ketua MK tersebut mengaku juga tidak akan mundur dari perkara 90 yang telah dilaporkan oleh beberapa pihak sebagai salah satu bentuk pelanggaran kode etik.

"Oh tidak ada (mundur), ini pengadilan norma, bukan pengadilan fakta,” imbuh Anwar.

2. Benarkan MK adalah singkatan Mahmakah Keluarga

Setelah putusan batas usia Capres dan Cawapres diketok, di media sosial muncul candaan jika MK merupakan singkatan dari Mahkamah Keluarga.

Kepada wartawan, Anwar Usman membenarkan jika MK merupakan singkatan dari Mahkamah Keluarga.

Meski demikian, dia berdalih bahwa Keluarga yang dimaksud adalah keluarga bangsa Indonesia.

“(Mahkamah Keluarga) benar, keluarga bangsa Indonesia, nah begitu,” kata dia.

Halaman
  1. 1
  2. 2

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper