Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jelang Ramadan, 320 Ton Beras Sudah Didistribusikan ke Wilayah Kuningan

Ketersediaan pasokan dan stabilitas harga beras di tingkat konsumen tetap terjaga untuk mengendalikan laju inflasi.
Pemerintah menyalurkan 320 ton beras ke Kuningan untuk memenuhi kebutuhan saat Ramadan/Bisnis/Rachman
Pemerintah menyalurkan 320 ton beras ke Kuningan untuk memenuhi kebutuhan saat Ramadan/Bisnis/Rachman

Bisnis.com, KUNINGAN- Sebanyak 320 ton beras didistribusikan ke seluruh wilayah kecamatan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Upaya tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Bulan Ramadan 1444 H.

Bupati Kuningan, Acep Purnama mengatakan, ratusan beras tersebut dijual kepada masyarakat melalui operasi pasar murah yang digelar Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagperin) dan Perum Bulog Sub Divre Cabang Cirebon.

Beras yang dijual dalam operasi pasar tersebut relatif lebih terjangkau. Sehingga, ketersediaan pasokan dan stabilitas harga beras di tingkat konsumen tetap terjaga serta inflasi terkendali.

"Harga pangan biasanya terjadi pada saat menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri. Adanya program SPHP beras di tingkat konsumen ini diharapkan dapat melindungi daya beli dan keterjangkauan harga beras bagi konsumen,” kata Acep di Kabupaten Kuningan, Selasa (21/3/2023).

Beras yang dijual dalam operasi pasar murah di Kabupaten Kuningan adalah beras kualitas medium ukuran 5 kilogram. Masing-masing kecamatan, mendapatkan 10 ton.

Selain itu, Bupati Kuningan juga memastitkan ketersediaan ketersediaan kebutuhan pokok di Kabupaten Kuningan menjelang Ramadan tetap aman.

Acep mengatakan, selain ketersediaan kebutuhan pokok yang aman, harga masing-masing komoditas pun terpantau stabil, meskipun ada beberapa jenis mengalami kenaikan harga.

“Stok pangan ini sangat penting dijaga, khususnya lonjakan harga pangan. Stok pangan dan harga pangan harus dipantau secara masif menjelang Bulan Ramadan 2023 ini. Dikarenakan angka permintaan bisa jadi akan melonjak dari bulan biasanya,” kata Acep. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Hakim Baihaqi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper