Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Begini Cara Robot Trading ATG Memikat Korbannya

kerugian korban robot trading Auto Trade Gold (ATG) milik Wahyu Kenzo diduga mencapai Rp9 triliun, begini cara ATG memikat korbannya.
Auto Trade Gold (ATG).
Auto Trade Gold (ATG).

Bisnis.com, JAKARTA - Polisi menemukan temuan baru diduga kerugian korban mencapai Rp9 trilun tekait kasus robot trading Auto Trade Gold (ATG) milik Wahyu Kenzo di bawah naungan PT Pansaky Berdikari Bersama.

Menurut laporan polisi, robot trading ini mempunyai 25.000 member dari berbagai benua seperti Amerika, Rusia, Prancis, Cina, United Kingdom (UK), Uni Emirat Arab (UEA) hingga Singapura.

Diketahui pria bernama lengkap Dinar Wahyu Saptian Dyfrig ini, ditangkap polisi dugaan kasus pidana perdagangan, ITE, dan pencucian uang, Sabtu (4/3/2023

Lantas bagaimana cara robot trading ATG memikiat korbannya?

Robot trading ATG yang diklaim dapat menggantikan trader dalam melakukan kegiatan trading seperti jual beli, analisis pasar, hingga menghasilkan profit secara otomatis.

Dilihat dari laman resmi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM RI, Robot Trading ATG telah terdaftar sebagai merek dagang dengan nomor pendaftaran IDM001054517.

Robot Trading ATG  terdaftar sebagai peranti lunak yang menyediakan platform perdagangan (trading) elektronik dan marketplace elektronik online.

Dari data tersebut, pemilik dari Robot Trading ATG adalah PT Pansaky Berdikari Bersama yang beralamat di Jalan Manunggal Kebonsari No 2B Surabaya, Jawa Timur.

Berdasarkan penelusuran Bisnis.com, ATG menawarkan paket investasi USD 100-3.500 dengan target profit mencapai 0,5-3 persen per hari atau 10-15 persen per bulan.

Dikutip dari laman Humas Polri, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan modus yang digunakan Wahyu Kenzo ialah menggunakan investasi susu nutrisi dengan bonus robot trading ATG dengan iming-iming keuntungan yang menjanjikan.

ATG juga mengklaim untuk withdraw/mencairkan dana bisa dilakukan pada Senin-Jumat akan proses 1×24 jam.

Namun sejak April 2022, komunikasi member dan menejemen ATG terputus. Akibatnya, dana  member yang ingin  ditarik atau withdraw tidak bisa dicairkan.

“Member dijelaskan robot trading ini akan memberikan keuntungan yang lebih,. Namun setelah April 2022, komunikasi member dan menejemen ATG terputus. Sehingga, dana yang ingin mereka tarik atau withdraw ini tidak bisa dicairkan,”ujar Kombes Budi Hermanto.

 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rendi Mahendra
Editor : Rendi Mahendra
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper