Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ini 3 Alasan KIB Belum Ungkap Sosok Capres Hingga Saat Ini

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) mengungkapkan ada 3 pertimbangan sebelum mereka memilih dan mendeklarasikan calon presiden (capres) usungan untuk Pilpres 2024.
Ketua DPD Golkar Jawa Barat Tubagus Ace Hasan (berbaju kuning) saat  diskusi Membaca Arah Koalisi Indonesia Bersatu Menjelang 2024 di Bandung, Jumat (30/9/2022). JIBI/Bisnis-Wisnu Wage
Ketua DPD Golkar Jawa Barat Tubagus Ace Hasan (berbaju kuning) saat diskusi Membaca Arah Koalisi Indonesia Bersatu Menjelang 2024 di Bandung, Jumat (30/9/2022). JIBI/Bisnis-Wisnu Wage

Bisnis.com, JAKARTA – Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) mengungkapkan ada tiga pertimbangan sebelum mendeklarasikan calon presiden (capres) usungan untuk Pilpres 2024.

Sebagai informasi, KIB merupakan koalisi partai politik yang terdiri dari Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani mengatakan dalam proses pemilihan capres maupun calon wakil presiden (cawapres), KIB menunggu perkembangan dari eksternal atau tiga poros koalisi lainnya. Setidaknya, ada tiga pertimbangan.

“Yang pertama tentu pada akhirnya PDIP akan memutuskan siapa sebagai capres dan cawapres,” jelas Arsul saat dijumpai di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (30/1/2023).

Kedua, terkait pergerakan Koalisi Perubahan yang terdiri dari Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Akan dilihat apakah yang disebut sebagai Koalisi Perubahan itu betul-betul terbentuk dan akhirnya mengusung sosok yang sama, baik capres maupun cawapresnya,” ujar wakil ketua MPR itu.

Lalu, ketiga terkait perkembangan koalisi antara Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Oleh sebab itu, Arsul mengatakan KIB tak akan terburu-buru menentukan dan mendeklarasikan capres.

"Nah kami di KIB juga tidak merasa ada keperluan untuk terburu-buru atau menentukan sekarang. Jadi ya tenang-tenang saja lah dulu,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan, para pimpinan tiga partai politik yang ada di KIB juga terus berkomunikasi dengan pimpinan partai politik lain. Meski begitu, Arsul tak mau mengungkapkan tentang apa komunikasi tersebut.

“Ada komunikasi yang saya kira dan tertutup dan tidak bisa saya sebut juga, antara pimpinan yang ada di KIB dengan yang tidak ada di KIB,” katanya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper