Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tangkal Serangan Siber Pemilu 2024, BSSN Bentuk 6 Tim Operasional Khusus

BSSN membentuk enam tim operasional khusus untuk menangkal serangan siber Pemilu 2024. Berikut tugas-tugas mereka.
BSSN Bentuk 6 Tim Operasional Khusus untuk menangkal serangan siber saat Pemilu 2024-Ilustrasi/youtube
BSSN Bentuk 6 Tim Operasional Khusus untuk menangkal serangan siber saat Pemilu 2024-Ilustrasi/youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) membentuk enam tim operasional khusus untuk menangkal serangan siber Pemilu 2024.

Koordinator Kelompok Operasi Deteksi Penanggulangan dan Pemulihan Penanganan Insiden dan Krisis Siber Nasional BSSN, Taufik Arianto mengatakan enam tim tersebut sudah mulai beroperasi dan akan berhenti beroperasi jika tahapan Pemilu 2024 juga sudah selesai.

"Tim ini akan bergerak dari tahun ini pada saat pendaftaran calon peserta pemilu [Agustus 2022] dan juga sampai dengan nanti di akhir Oktober 2024 pada saat pengumuman dari pemenang pelaksanaan pemilu 2024 mendatang," jelas Arianto dalam Webinar Sosialisasi Indeks Kerawanan Pemilu Tahun 2024 yang disiarkan kanal YouTube Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Selasa (27/12/2022).

Tim pertama yaitu ITSA (Information Technology Security Assessment), yang akan bekerja untuk mendeteksi atau mencari celah keamanan dari aplikasi-aplikasi digunakan untuk pelaksanaan Pemilu 2024.

"Kemudian kami juga melakukan upaya monitoring dari upaya-upaya serangan siber yang akan menargetkan dari aplikasi-aplikasi atau sistem yang digunakan dalam penyelenggaraan pemilu [tim kedua]," ujar Arianto.

Tim ketiga dan keempat yaitu CTI (Cyber Threat Intelligence) dan Threat Hunting. Mereka akan mencari informasi dari dark web dan deep web terkait Pemilu 2024.

"Serta saat terjadinya insiden kami memiliki Tim Digital Forensics dan Incident Response [tim kelima] yang akan membantu para penyelenggara pemilu ketika terjadinya insiden yang menimpa aplikasi-aplikasi yang digunakan pada pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang," lanjutnya.

Terakhir, ada Tim Pengamanan Persandian dan Tim Pengendalian Informasi untuk mengamankan aplikasi dan juga data yang akan digunakan pada pelaksanaan Pemilu 2024.

"Tentunya kami di BSSN bekerja sama seluruh pemangku kepentingan akan berupaya untuk meminimalisir penyebaran misinformasi, disinformasi, dan juga mal-informasi dari pelaksanaan pemilu yang akan dilaksanakan di 2024 nanti," jelas Arianto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper