Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Libur Nataru, Polri dan Satgas Covid Siapkan Pos Layanan Vaksinasi-Booster

Polri dan Satgas Covid-19 Siapkan Posko Vaksin-Booster Covid-19 di setiap titik pelayanan jalur mudik dan libur Nataru.
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada warga di Mobil Gerai Vaksin, Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (26/4/2022). Satlantas Polres Bogor menggelar vaksinasi Covid-19 untuk warga maupun pemudik yang belum menjalani vaksinasi lengkap maupun penguat (booster) sebagai salah satu syarat dalam melakukan perjalanan mudik Lebaran. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/aww.
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada warga di Mobil Gerai Vaksin, Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (26/4/2022). Satlantas Polres Bogor menggelar vaksinasi Covid-19 untuk warga maupun pemudik yang belum menjalani vaksinasi lengkap maupun penguat (booster) sebagai salah satu syarat dalam melakukan perjalanan mudik Lebaran. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/aww.

Bisnis.com, JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito meminta masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan mencegah penularan Covid-19 selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Salah satu persiapan dalam menjalani libur Nataru, kata Wiku, salah satunya melakukan vaksin dan booster Covid-19 bagi yang belum menjalaninya serta menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Kalau prokes baik, harusnya kasus tidak terlalu tinggi. Saat ini fasilitas kesehatan sudah lebih siap dan diharapkan kesadaran warga tetap tinggi. Mari kita semua bekerja sama, baik itu masyarakat, penyelenggara wisata, dan aparat untuk selalu mengingatkan,” pungkasnya dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB9), Senin (19/12/2022).

Dalam kesempatan yang sama, Kasubdit Audit dan Inspeksi Ditkamsel Korps Lalu Lintas Polri Kombes Pol Aries Syahbudin mengatakan bahwa operasi Nataru menyangkut aspek kemanusiaan dan ditujukan untuk melayani masyarakat dalam beraktivitas.

“Operasi ini tidak hanya kedepankan aspek keamanan tapi juga aspek kesehatan. Sama seperti lebaran, di tiap pos pelayanan kita siapkan posko untuk adakan booster bagi pelaku perjalanan yang belum booster,” terangnya

Penyediaan pos vaksinasi ini, tuturnya, karena Polri memiliki struktur wilayah sampai ke tingkat bawah yang bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan capaian vaksin dan booster.

Pola Lalu Lintas Nataru

Polri, kata Aries, akan memantau beberapa titik yang rawan bermasalah, seperti misalnya di penyeberangan Merak-Bakauheni. Semua titik yang bermasalah itu sudah dievaluasi dan hasilnya akan diterapkan pada pengamanan liburan Nataru kali ini.

“Mudah-mudahan secara umum dalam artian jumlah pemudik tidak banyak seperti lebaran, tapi tetap kita antisipasi. Lokasi wisata juga kita antisipasi karena masyarakat akan lebih antusias ke sana. Titik-titiknya hampir sama seperti lebaran,” ujarnya.

Pihaknya memprediksi kepadatan mudik akan terjadi pada 23 Desember dan arus baliknya akan mencapai puncak pada 26 Desember. Sementara itu tahap berikutnya, arus mudik akan terjadi pada 30 Desember dan arus balik mencapai puncak pada 2 Januari.

Karena itu, masyarakat dihimbau untuk mengatur jadwal keberangkatan dengan baik serta mempersiapkan diri dari aspek kesehatan dan kelaikan kendaraan beserta sarana pendukung lainnya.

Dalam evaluasi pihak polisi, bahwa rest area juga dapat menjadi sumber kemacetan. Mengantisipasi kemacetan, pihaknya juga menyediakan beberapa rest area tambahan yang bersifat sementara di dekat gerbang keluar tol.

Dia juga menjelasan, untuk meminimalisasi kecelakaan lalu lintas, pihaknya sudah bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan melakukan cek kendaraan serta kondisi pegemudinya. 

Mobilitas 44,2 Juta Orang

Sementara itu, Robby Kurniawan, Staf Ahli Logistik dan Multimoda Kementerian Perhubungan mengungkapkan, bahwa 44,2 juta orang  akan melakukan mobilitas pada momen akhir tahun ini.

Sama seperti Polri, Kemenhub juga melihat potensi kerawanan kemacetan ada di simpul transportasi seperti di penyeberangan Merak Bakauheni, tempat wisata, serta mobilitas di kawasan timur Indonesia.

“Ramp check sudah dilakukan sesuai dengan petunjuk teknis masing-masing moda transportasinya. Kunci kesuksesan seperti mudik lebaran terletak pada suksesnya sosialisasi dan informasi ke masyarakat pengguna,” terangnya.

Pada liburan kali ini, pihaknya memprediksi akan terjadi peningkatan jumlah penumpang pengguna jalan sebesar 12 persen, penyeberangan 7 persen, kereta api 127 persen, transportasi udara 53 persen dan transportasi laut 156 persen.

Pemerintah telah mengantisipasi lonjakan itu dengan menyiapkan 57.000 bus di 111 terminal, 910 unit kapal di 110 pelabuhan. Kemudian  465 lokomotif di 9 Daerah Operasi, 402 unit pesawat, dan 205 unit kapal penyeberangan di 11 lintasan pelabuhan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper