Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

KPK Lelang Barang Eks Gratifikasi, Ada Tas Kulit hingga Emas

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melelang barang eks gratifikasi. Mulai dari tas kulit hingga emas logam mulia.
Szalma Fatimarahma
Szalma Fatimarahma - Bisnis.com 10 Desember 2022  |  10:35 WIB
KPK Lelang Barang Eks Gratifikasi, Ada Tas Kulit hingga Emas
KPK melelang sejumlah barang eks gratifikasi dalam rangkaian acara puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang dilaksanakan pada Jumat (9/12 - 2922).
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melelang sejumlah barang eks gratifikasi dalam rangkaian acara puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang dilaksanakan pada Jumat (9/12/2922).

Lelang barang eks gratifikasi tersebut dilakukan secara e-konvensional. Lelang e-konvensional sendiri merupakan proses lelang yang dilakukan dengan menggunakan virtual account, yang mana peserta lelang akan hadir dan melakukan penyetoran serta pengembalian uang jaminan lelang dengan virtual account, sebagimana mekanisme e-Auction dilakukan.

Barang-barang tersebut merupakan barang hasil laporan gratifikasi yang disampaikan oleh Pegawai Negeri/Penyelenggara Negara yang menerima gratifikasi dan melaporkannya ke KPK. Selanjutnya, laporan tersebut akan diputuskan menjadi milik negara dan  kemudian diserahkan KPK ke Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan.

Terdapat 15 jenis barang eks gratifikasi yang dilelang pada acara puncak Hakordia kemarin. Barang-barang lelang itu terdiri dari sepeda lipat, gitar akustik, tas kulit, jam tangan, sepatu, kain batik, parfum hingga logam mulia.

Barang-barang tersebut merupakan barang hasil laporan gratifikasi yang disampaikan oleh Pegawai Negeri/Penyelenggara Negara yang menerima gratifikasi dan melaporkannya ke KPK. Selanjutnya, laporan tersebut akan diputuskan menjadi milik negara dan  kemudian diserahkan KPK ke Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan.

Hingga akhir November 2022, setidaknya terdapat 3.441 laporan gratifikasi yang 1.478 di antaranya telah ditetapkan menjadi barang milik negara. Dari total laporan gratifikasi yang diputuskan menjadi milik negara tersebut, lebih dari 200 SK atau sekitar 300 item berupa objek barang gratifikasi (bukan uang).

Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebutkan, upaya pelelangan barang eks gratifikasi menjadi salah satu langkah nyata pemerintah untuk mewujudkan pelayanan publik yang bersih, profesional, dan berintegritas.

Lebih lanjut, Fikri turut menyampaikan apresiasi yang disampaikan oleh KPK terhadap seluruh penyelenggara negara yang bersedia untuk menolak seluruh bentuk gratifikasi dan melaporkan gratifikasi yang diterimanya ke KPK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK korupsi lelang
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top