Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

RKUHP Disahkan, Turis dan Pebisnis Berpikir Dua Kali tentang Indonesia

Pengesahan RKUHP menjadi undang-undang oleh DPR membuat pebisnis dan turis asing berpikir dua kali tentang Indonesia.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 08 Desember 2022  |  13:30 WIB
Ilustrasi Pengesahan RKUHP oleh DPR - Bisnis/Muhammad Afandi
Ilustrasi Pengesahan RKUHP oleh DPR - Bisnis/Muhammad Afandi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pengesahan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) menjadi undang-undang  (UU) oleh DPR dalam rapat paripurna ke-11 masa persidangan II tahun 2022-2023, pada Selasa (6/12/2022), membuat pebisnis dan turis berpikir dua kali untuk ke Indonesia.

Bagi Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul, RKUHP membawa misi dekolonialisasi, demokratisasi, harmonisasi, dan konsolidasi tentang hukum pidana.

Pasalnya, KUHP yang dipakai selama ini merupakan warisan kolonial Belanda. KUHP itu telah berperan sebagai sumber pertama hukum pidana di Indonesia selama 76 tahun, dan dinilai tidak relevan lagi sehingga perlu diubah.

 “Oleh sebab itu, diperlukan adanya pembaharuan untuk mengakomodasi perkembangan hukum pidana sekaligus penciptaan pembangunan hukum nasional,” jelas Pacul.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menekankan pentingnya pengesahan RKUHP. Rencana revisi KUHP sudah dimulai sejak 63 tahun lalu atau pada 1959.

Memang, Indonesia masih memakai KUHP peninggalan pemerintahan Hindia-Belanda. Oleh sebab itu, Yasonna mengklaim draf final RKUHP merupakan hasil reformasi yang sangat memuaskan dari KUHP yang dipakai saat ini.

1 dari 5 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

RKUHP turis investasi asing ruu kuhp
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top