Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Tonga, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

Tonga kembali dilanda gempa besar, dan muncul peringatan tsunami meski kemudian dicabut lagi.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 05 Desember 2022  |  08:11 WIB
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Tonga, Peringatan Tsunami Dikeluarkan
Ilustrasi gempa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Gempa berkekuatan magnitudo 6,7 melanda laut sekitar 110 kilometer barat daya Hihifo, Tonga, berdasarkan laporan Survei Geologi Amerika Serikat.

Perigatan tsunami dikeluarkan untuk Samoa Amerika dan gempa bumi dapat segera berdampak pada pantai terdekat, kata Pusat Peringatan Tsunami Pasifik (PTWC).

Gempa berada di kedalaman 36 km, kata USGS.

Belum ada laporan segera tentang kerusakan atau cedera.

Peringatan tsunami untuk Samoa Amerika telah dicabut beberapa lama setelah dirilis.

Gempa terjadi pada hari Minggu di bawah laut sekitar 270km selatan-barat daya Tafuna di Samoa Amerika pada kedalaman 36km, menurut Survei Geologi Amerika Serikat.

Pusat gempa berada sekitar 110 km utara-timur laut Hihifo di Tonga.

"Berdasarkan semua data yang tersedia, tidak ada lagi ancaman tsunami ke Samoa Amerika akibat gempa ini," kata Pusat Peringatan Tsunami Pasifik.

Pada bulan Januari, letusan gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha'apai memicu tsunami yang menghancurkan desa dan resor di Tonga di wilayah yang sama dan memutuskan komunikasi untuk negara Pasifik Selatan yang berpenduduk sekitar 105.000 orang itu.

Sedikitnya tiga orang tewas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa gempa bumi blok tonga tsunami tonga tsunami
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top