Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

APP Sinarmas, KLHK dan Bisnis Indonesia Tanam 1.000 Pohon di Rusun Nagrak

APP Sinarmas, Bisnis Indonesia Group dan KLHK melakukan kegiatan menanam 1.000 pohon di Rusun Nagrak, Jakarta.
Indra Gunawan
Indra Gunawan - Bisnis.com 30 November 2022  |  13:58 WIB
APP Sinarmas, KLHK dan Bisnis Indonesia Tanam 1.000 Pohon di Rusun Nagrak
Deputy Director Of Corporate Staretegy & Relation Asia Pulp & Paper Sinar Mas Iwan Setiawan (tengah), Senior VP Industrial White Christopher Wong (kanan), dan Direktur Bisnis Indonesia Gagaskreasitama Chamdan Purwoko menanam bibit pohon saat acara From Nature Back to Nature di Jakarta, Rabu (30/11/2022) - Bisnis - Fanny Kusumawardhani.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Aksi menanam 1.000 pohon digelar oleh Asia Pulp and Paper (APP) Sinarmas bersama Bisnis Indonesia Group dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di lingkungan sekitar Rusun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (30/11/2022).

Director of Corporate Strategy & Relations Asia Pulp & Paper (APP) Sinarmas, Iwan Setiawan menuturkan kegiatan penanaman 1.000 pohon itu dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2022.

Menurutnya, kegiatan tersebut adalah upaya pihaknya bersama partner perusahaan dalam mendukung pemerintah dalam memitigasi perubahan iklim sekaligus mengkampanyekan pengurangan sampah plastik di masyarakat.

Dia mengatakan, dalam mendukung pengurangan sampah plastik, kegiatan penanaman 1.000 pohon ini tidak menggunakan polybag plastik melainkan memanfaatkan salah satu produk inovasi dari APP Sinar Mas, Foopak Bio Natura sebagai wadah tanamannya.

“Dengan memanfaatkan Foopak Bio Natura, selain biodegradable atau larut dalam tanah dalam waktu maksimal 12 Minggu, juga dapat berfungsi sebagai kompos organik,” ujar Iwan dalam kesempatan tersebut.

Lebih lanjut, dia pun mengungkapkan APP Sinarmas bersama KLHK juga memiliki program persemaian bibit pohon di Sumatra Selatan. Dalam persemaian itu, dapat dihasilkan 10 juta bibit per tahun dan diharapkan mampu berperan signifikan dalam merehabilitasi hutan yang rusak.

“Semoga apa yang kita tanam berguna bagi kita dan generasi yang akan datang,” ungkapnya.

Sementara itu,

Direktur Bisnis Indonesia Gagaskreasitama, Chamdan Purwoko, mengatakan kegiatan menanam pohon tersebut merupakan upaya memulihkan kembali lahan yang saat ini isunya bukan hanya di Indonesia melainkan menjadi isu umat manusia di seluruh dunia. Bahkan, menurutnya, KLHK pun di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali telah membawa isu tersebut.

“Tidak hanya di kita, tapi banyak negara mengalami kerusakan dan G20 menginisiasi mengurangi kerusakan lahan sampai 50 persen sampai di tahun 2040. Ada waktu 18 tahun, tapi masih ada 50 persen lagi yang rusak dan itu menjadi pekerjaan kita semua,” ujar Chamdan dalam sambutannya, Rabu (30/11/2022).

Dia menjelaskan, upaya menanam 1.000 pohon tersebut adalah langkah kecil, tapi bisa berdampak besar jika terus dilakukan secara massif.

“Tentu harapannya bisa menularkan inisiatif yang sama untuk dilakukan penanaman pohon yang lebih banyak di Indonesia dan terkecil di lingkungan dan menjadi paru-paru besar di dunia jika ditanam dalam skala lebih luas,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asia pulp and paper tanam pohon klhk bisnis indonesia
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top