Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ukraina di Bawah Teror Rudal Rusia, Kherson Terus Dibombardir

Ukraina menyebut masih ada ancaman serangan rudal Rusia terhadap fasilitas infrastruktur penting.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 29 November 2022  |  08:56 WIB
Ukraina di Bawah Teror Rudal Rusia, Kherson Terus Dibombardir
Tim penyelamat berada di lokasi pusat perbelanjaan yang terkena serangan rudal Rusia di Kremenchuk, di wilayah Poltava, Ukraina, Senin (27/6/2022). Reuters - Anna Voitenko
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Ukraina melaporkan Rusia telah melancarkan 10 serangan MLRS ke posisi pasukan dan objek sipil. Selain itu mereka juga menyebut masih ada ancaman serangan rudal Rusia terhadap fasilitas infrastruktur penting di wilayah Ukraina.

Pada hari kemarin, Ukraina mengungkapkan bahwa pasukan Rusia telah membuat kelompok penerbangan dan kapal pengangkut rudal jelajah dalam keadaan siap. Kendati demikian, di arah Volyn, Polissya, dan Siverskyi, situasinya tidak berubah secara signifikan, dan tidak ada tanda-tanda pembentukan kelompok ofensif yang terdeteksi.

Rusia tercatat menembakkan mortir dan artileri roket ke wilayah permukiman Kozacha Lopan, Strilecha, Ohirtseve, Budarka, dan Chuhunivka di wilayah Kharkiv. Di arah Kupyansk, Rusia mempertahankan garis yang sebelumnya diduduki.

“Mereka menembakkan mortir, laras, dan artileri roket di area permukiman Kupyansk, Tabaivka, Krokhmalne, dan Berestove di wilayah Kharkiv,” tulis laporan resmi Ukraina, Selasa (29/1/20220.

Di arah Lyman, pasukan Rusia berkonsentrasi melakukan operasi ofensif. Penembakan menggunakan seluruh jajaran artileri tercatat di dekat Makiivka dan Nevske di oblast Luhansk dan Yampolivka dan Torske di oblast Donetsk.

Rusia juga terus mencoba melakukan tindakan ofensif. Pasukan Rusia menurut laporan Kyiv menembakkan tank, mortir, laras, dan artileri jet di area permukiman Spirne, Yakovlivka, Bakhmutske, Bakhmut, Avdiivka, Vodyane, Pervomaiske, Krasnohorivka, Maryinka, dan Novomykhailivka di wilayah Donetsk.

Sementara itu ke arah Novopavlivka, musuh menembakkan artileri ke posisi Pasukan Pertahanan dan area permukiman Vuhledar dan Neskuchne di wilayah Donetsk. Di arah Zaporizhzhia, Rusia bersikap defensif.

“Area pemukiman Vremivka, Novosilka, Novopil, Chervone, Zaliznychne, Dorozhnyanka dan Kamianske dari wilayah Zaporizhzhia dilalap api. Di arah Kryvyi Rih dan Kherson, musuh mempertahankan posisi di wilayah yang diduduki sementara.”

Ukraina juga mengungkapkan bahwa penembakan artileri terhadap permukiman di tepi kanan Sungai Dnipro, termasuk kota Kherson, tidak berhenti.

Menurut informasi yang ada, lanjut laporan itu, mulai hari ini, pasukan Rusia telah melarang masuk ke wilayah PLTN Zaporizhzhia bagi pekerja pabrik yang menolak menandatangani kontrak dengan rosatom.

Pihak Kyeiv juga mengungkap bahwa jumlah pasukan Rusia yang mati di Ukraina terus bertambah. Pada pekan lalu, misalnya, salah satu unit pasukan pendudukan Rusia di wilayah Luhansk kehilangan hingga 70 persen personilnya.

 “Di daerah pemukiman Babyne, Kherson oblast, kerusakan pos komando musuh dikonfirmasi, hingga 5 buah peralatan militer dihancurkan, informasi tentang prajurit yang tewas dan terluka sedang diklarifikasi.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ukraina Rusia Perang Rusia Ukraina
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top