Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Partai Golkar Bakal Rekrut Tokoh Muda Dari Luar Partai

Partai Golkar bakal mengedepankan tokoh muda sebagai wajah partai agar menarik minat kaum milenial di Indonesia.
Ketua Umum DPP Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto memberikan pidato politiknya saat Kampanye Akbar Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (9/4/2019)./ANTARA-Muhammad Adimajaama
Ketua Umum DPP Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto memberikan pidato politiknya saat Kampanye Akbar Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (9/4/2019)./ANTARA-Muhammad Adimajaama
Bisnis.com, JAKARTA - Politisi Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno mengakui bahwa generasi milenial Indonesia saat ini tidak boleh diacuhkan. Pasalnya, menurut Dave, jumlah pemilih dari generasi muda mencapai 60 persen dari total pemilih Pemilu 2024 nanti.
 
Dave juga menjelaskan bahwa pihaknya berencana menampilkan para tokoh muda dari Partai Golkar maupun dari luar partai, agar menarik perhatian generasi muda, sekaligus mengeluarkan kebijakan untuk para milenial di Indonesia.
 
"Ini upaya Partai Golkar untuk mempertegas posisi Golkar dalam memperbesar porsi pemuda pasti harus menampilkan politisi-politisi muda. Selain yang ada di internal Golkar, kami juga merekrut dari luar," tutur Dave, Rabu (23/11/2022).
Dia menjelaskan salah satu kebijakan yang akan difokuskan Partai Golkar pada generasi muda itu adalah memperjuangkan kebijakan perundang-undangan yang memihak generasi muda di Indonesia.
"Ya harus ada tindakan konkret dalam bentuk kebijakan yang berpihak pada generasi millenial. Pertama, dalam kebijakan perundangan di DPR," katanya.
Perhatian Partai Golkar pada anak muda tergambar dalam survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang dirilis akhir September 2022 lalu. 
Dalam survei itu disebutkan Partai Golkar menduduki posisi pertama untuk tingkat popularitas di kalangan generasi muda. Pemilih muda memang menjadi target dari banyak partai di Pemilu 2024.

Saat ini pemilih muda merupakan generasi yang melek informasi meski mereka tidak selalu aktif mengikuti organisasi politik.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Wahyu Arifin
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper