Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Munas HIPMI Ricuh, Ma’ruf Amin: Pemimpin Harus Bisa Kendalikan Diri!

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyayangkan Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) XVII di Solo diwarnai kericuhan.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 24 November 2022  |  06:39 WIB
Munas HIPMI Ricuh, Ma’ruf Amin: Pemimpin Harus Bisa Kendalikan Diri!
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1444 H secara daring, yang dipantau di Jakarta, Sabtu (30/7/2022). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, PONTIANAK – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyayangkan Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) XVII di Solo, Jawa Tengah, pada 21-23 November 2022 diwarnai dengan kericuhan.

Menurutnya, edukasi kepemimpinan sangat penting diberikan kepada generasi muda, sebab mereka adalah calon penerus bangsa. Apalagi, pertengkaran tersebut diduga akibat perbedaan pendapat antara anggota HIPMI.

"Kita harus terus memberikan edukasi kepada mereka untuk bisa mengendalikan diri, apalagi mereka kan calon pemimpin," ujarnya kepada wartawan usai membuka Silaturahmi Bisnis (Silabis) ke-14 ISMI di Diamond Ballroom, Hotel Golden Tulip, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (23/11/2022).

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, sebagai calon penerus bangsa, semua tindakan dan perkataan seseorang dapat menjadi panutan (role mode) bagi orang lain. Sehingga perilaku baik, penting untuk ditunjukkan.

"Sebagai calon pemimpin dan pengusaha yang baik, tentu punya peran besar di masyarakat untuk bisa mengendalikan diri dalam menghadapi perbedaan," imbaunya.

Pada kesempatan yang sama Ma’ruf menyampaikan, perbedaan pendapat itu merupakan hal yang biasa. Oleh karena itu, dia berharap agar kejadian ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak berkepanjangan.

"Perbedaan itu pasti ada, biasa kita dalam hidup. Kalau tidak ada perbedaan itu namanya tidak memiliki inisiatif dan kreativitas, tetapi perbedaan itu harus bisa disalurkan secara lebih terhormat sehingga tidak perlu berlebihan sampai terjadi permusuhan," tuturnya.

Dia pun melanjutkan kericuhan yang terjadi diharapkan agar tidak berbuntut dalam agenda kemudian hari. 

“Kalau berbuntut itu yang berbahaya, tapi saya mengharap agar mereka dapat mengendalikan diri," pungkas Ma’ruf.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ma'ruf Amin hipmi
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top