Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ini Tampang Oknum Polisi Penyerang RS Milik Kader PDIP di Medan

Enam wajah oknum polisi terduga penganiaya dan pelaku penyerangan perawat RS Bandung Medan dipampang di Instagram Polda Sumatra Utara.
Tampang oknum polisi terduga pelaku penyerangan RS Bandung Medan beberapa waktu lalu./IG Polda Sumatra Utara.
Tampang oknum polisi terduga pelaku penyerangan RS Bandung Medan beberapa waktu lalu./IG Polda Sumatra Utara.

Bisnis.com, Jakarta - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Utara (Sumut) akhirnya memajang foto oknum polisi yang diduga menjadi biang keributan di penganiayaan di Rumah Sakit Bandung, Kota Medan, Sumatra Utara.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan bahwa saat ini oknum yang melakukan perbuatan tersebut sudah diamankan dan ditangani Propam Polda Sumut.

“Atas perintah Kapolda Sumut oknum personel Polri yang terlibat untuk segera diproses dan tindak tegas," ujar Hadi melansir dari akun instagram Polda Sumut, Selasa (8/11/2022)

Dalam kasus ini, Hadi menjelaskan mengenai duduk perkara yang mengakibatkan terjadinya kasus penganiayaan ini. Kasus bermula saat empat orang yang sama-sama berteman dan saling mengenal bertemu di salah satu kafe dan minum alkohol.

Keempat orang itu yakni Bripda T, Debye dan Iten merupakan mahasiswi dan Ayu seorang perawat RS Bandung.

Kemudian, karena Iten dan Ayu mabuk, akhirnya mereka memesan kamar hotel semjumlah dua kamar. Denga maksud agar kedua orang yang mabuk ini tidak ribut keluar kamar mereka dikunci dari luar oleh Bripda T.

Akan tetapi, melihat kejadian tersebut Ayu marah dan menelepon kawan-kawannya dan terjadilah percekcokan.

Bripda T disebut cekcok dengan beberapa security dan salah seorang perawat bernama Wanda Winata di salah satu hotel. "Pukul 5 pagi Bripda T bersama enam temannya dan satu warga sipil mendatangi RS Bandung dan Bripda T lansung menunjuk Wanda Winata, secara spontan enam orang teman Bripda T memukuli Wanda Winata hingga mengalami lebam di wajah," papar Hadi

Setelahnya, atas kejadian ini Hadi mengatakan bahwa sampai dengan saat ini pihaknya sudah mengamankan lebih dari lima orang untuk dimintai keterangan.

“Ada lebih dari lima orang yg sudah diklarifikasi penyidik Polrestabes Medan dan Propam Polda Sumut," ucapnya


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Lukman Nur Hakim
Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper