Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Situs PN Jakarta Pusat Diretas, Singgung Bjorka dan Puan Maharani

Situs Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) diretas atau kena hack oleh orang tidak dikenal. 
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 05 Oktober 2022  |  11:44 WIB
Situs PN Jakarta Pusat Diretas, Singgung Bjorka dan Puan Maharani
Ilustrasi - youtube
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Situs Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) diretas atau kena hack oleh orang tidak dikenal. 

Hal tersebut dibenarkan oleh Humas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Dariyanto saat dihubungi Bisnis, Rabu (5/10/2022).

Dariyanto mengungkapkan peretasan laman resmi PN Jakarta Pusat dilakukan pada Selasa (4/10/2022) kemarin. "Di-hack kemarin," kata Dariyanto saat dihubungi Bisnis, Rabu (5/10/2022).

Dia mengatakan meski tampilan laman resminya terganggu, data-data di PN Jakpus masih aman. "Alhamdulillah data aman," katanya.

Berdasarkan pantauan Bisnis pukul 09.50 WIB, tampilan situs pn-jakartapusat.go.id masih dalam perbaikan. Tertulis pihak PN Jakpus masih melakukan perbaikan terhadap tampilan laman resmi.

Adapun, situs PN Jakarta Pusat sempat tidak bisa diakses pada pagi ini. Situs itu sempat hanya menampil layar hitam bertuliskan 'Hacked by black_X12 ft. Yanagami_X12' dengan tulisan berwarna merah.

Pada laman resmi PN Jakpus yang diretas, terdapat juga tulisan panjang yang membawa kasus Ferdy Sambo hingga kenaikan harga BBM yang turut membawa nama Ketua DPR RI Puan Maharani. Tulisan itu juga mengungkit soal tindakan hacker Bjorka:

"Bjorka tidak ada bedanya dengan bocah kecil yang sedang mencari sensasi. Jika hanya mengambil data subdomain government kami pun bisa, tapi kami tidak menjual negara. Ternyata memang benar, sila kelima adalah keadilan bagi para penguasa. Dari semua kasus yang ada di Indonesia seperti kasus Ferdy Sambo, KM 50, 23 koruptor yang bebas secara gampang dan ditambah lagi dengan kenaikan BBM yang merugikan rakyat kecil. Dulu Ibu Puan Maharani menangis karena kenaikan harga BBM, sekarang dia bahagia di dalam ruangan tanpa melihat mahasiswa yang kepanasan di luar untuk menyerukan aksi demo #TOLAK_HARGA_BBM memang tidak ada yang bisa dipercaya lagi dari pemerintah dan aparat negara."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pn jakarta pusat
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top