Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

5 Anggota TNI Diperiksa Imbas 'Tendangan Kungfu' ke Aremania

Lima anggota TNI diperiksa Denpom Malang imbas video tendangan kungfu kepada penyokong Arema atau Aremania.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 04 Oktober 2022  |  12:38 WIB
5 Anggota TNI Diperiksa Imbas 'Tendangan Kungfu' ke Aremania
Suporter Arema Cronus (Aremania) - Antara/Ari Bowo Sucipto
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) tengah memeriksa 5 anggotanya terkait dengan dugaan kekerasan terhadap suporter Arema atau Aremania di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022).

Kepala pusat penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Pertama Kisdiyanto mengatakan pemeriksaan kelima anggota tersebut dilaksanakan di Detasemen Polisi Militer (Denpom) Malang.

“Terkait dengan video (kekerasan), saat ini beberapa oknum anggota tersebut sedang dalam proses pemeriksaan di Denpom Malang,” ujar Kisdiyanto kepada wartawan, Selasa (4/10/2022).

Kisdiyanto menambahkan jumlah personel yang diperiksa dalam kasus dugaan tindak kekerasan kepada Aremania dan berjumlah lima orang.

“Benar (terkait kekerasa), ada lima orang,” ujarnya.

Sekadar informasi, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan sudah melalukan investigasi terkait dengan kasus tersebut dan menyebut perbuatan itu sudah masuk ke ranah hukum dan tidak mengarah ke arah pelanggaran disiplin.

“Kita sudah sejak kemarin sore melakukan investigasi sekaligus kita lanjutkan dengan proses hukum. Karena apa? karena memang yang viral itu kan sangat jelas tindakan diluar kewenangan. Jadi kita tidak akan mengarah pada disiplin, tetapi pidana,” ujar Andika kepada wartawan di gedung Kemenpolhukam, Senin (3/10/2022).

Andika juga menyebut bahwa apa yang dilakukan oknum TNI tersebut bukan mempertahankan diri. Namun, merupakan tindakan yang berlebihan dan masuk kedalam tindak pidana.

“Yang terlihat viral kemarin itu bukan dalam rangka mempertahankan diri atau misalnya bukan. itu termasuk bagi saya masuk ke tindak pidana,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tni arema
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top