Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ternyata Ini Alasan NasDem Pilih Anies, bukan Ganjar dan Andika Perkasa

NasDem lebih memilih Anies sebagai capres di Pilpres 2024 karena menghormati status Ganjar dan Andika.
Surya Dua Artha Simanjuntak
Surya Dua Artha Simanjuntak - Bisnis.com 04 Oktober 2022  |  08:56 WIB
Ternyata Ini Alasan NasDem Pilih Anies, bukan Ganjar dan Andika Perkasa
Ternyata Ini Alasan NasDem Pilih Anies, bukan Ganjar dan Andika Perkasa. Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kedua kanan) bersama calon presiden yang diusung Nasdem pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 Anies Baswedan (kiri) saat Deklarasi Calon Presiden Republik Indonesia Partai NasDem di NasDem Tower, Jakarta, Senin (3/10/2022). Partai NasDem resmi mengusung Anies Baswedan maju jadi capres untuk Pemilu 2024. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Partai NasDem resmi mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi calon presiden (capres) usungannya untuk Pilpres 2024 pada Senin (3/10/2022).

Sebelumnya, NasDem mengusulkan tiga nama dalam rapat kerja nasional (rakernas) pada Juni lalu. Ketiga nama tersebut adalah Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Andika Perkasa.

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad H.M. Ali mengungkapkan, pihaknya lebih memilih Anies karena menghormati status Ganjar dan Andika.

Ganjar, kata Ali, masih berstatus sebagai kader PDI Perjuangan (PDIP). Gubernur Jawa Tengah ini pun menyatakan secara terbuka bahwa untuk mengusungnya sebagai capres harus meminta izin kepada sang Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. 

"Artinya NasDem selalu berpikir dalam melakukan koalisi kita harus setara, tidak boleh ada yang lebih tinggi dari satu dengan yang lain, maka harus ada komunikasi," jelas Ali kepada awak media di NasDem Tower, dikutip  Selasa (4/10/2022).

Ali juga memastikan bahwa belum ada pembicaraan serius antara NasDem dengan PDIP untuk 'meminang' Ganjar sebagai capres. NasDem, kata Ali, tak mau melangkahi PDIP untuk mengusung Ganjar di Pilpres 2024.

Sementara itu, terkait Jenderal Andika, Ketua Umum NasDem Surya Paloh mengaku sudah menjalin komunikasi. Meskipun begitu, NasDem harus mempertimbangkan statusnya sebagai anggota TNI aktif.

Pada saat yang sama, Anies juga masih menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta saat dideklarasikan jadi capres usungan NasDem.

Namun, Ali menjelaskan bahwa jabatan sipil yang diemban Anies berbeda dengan jabatan militer yang diemban Jenderal Andika.

“Jabatan Anies kan jabatan sipil, jabatan Andika jabatan yang enggak dibolehin itu [militer]. Jadi lebih kepada proses saling menghargai,” ujar Ali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nasdem Anies Baswedan ganjar pranowo Andika Perkasa capres
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top