Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Sederet Kejanggalan Penangkapan Pemuda Madiun dalam Kasus Bjorka

Pemuda asal Madiun, MAH (21), menceritakan kronologi penangkapannya terkait kasus hacker Bjorka.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 18 September 2022  |  15:15 WIB
Kejahatan online - Ilustrasi/mirror.co.uk
Kejahatan online - Ilustrasi/mirror.co.uk
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Pemuda asal Madiun, Jawa Timur berinisial MAH (21) ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Penetapan tersangka itu didasarkan atas kasus peretasan oleh Bjorka yang viral di media sosial.

MAH sebelumnya dituding sebagai Bjorka, yang menyebarkan dan membuat kegaduhan di dunia maya. Namun ia akhirnya dipulangkan ke rumah setelah mengaku dirinya bukanlah sang hacker.

Namun terbaru, MAH mengaku adanya keterlibatan dirinya dengan Bjorka di internet.

Wajib lapor

MAH yang berstatus tersangka akhirnya tak tahan dan hanya dikenakan wajib lapor ke Polres Madiun dua kali dalam sepekan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, Jumat (16/9/2022).

“Yang bersangkutan [MAH] tersangka dan tidak ditahan, dikenakan wajib lapor,” kata Dedi dikutip dari laman humas.polri.go.id, Sabtu (17/9/2022).

Jual akun Telegram

MAH yang berprofesi sebagai penjual es kemudian mengaku bersalah karena menjual kanal Telegram ke Bjorka.

"Ya. Saya memang salah," ujarnya.

Usahanya membantu Bjorka yakni dengan cara mengunggah postingan di akun Telegram tersebut dengan bayaran 100 dolar.

"Dibeli seharga 100 dolar," kata MAH, Sabtu (17/9/2022).

Dia mengatakan Bitcoin senilai USD 100 itu lalu dicairkan ke rupiah menjadi Rp1,4 juta.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bjorka madiun hacker
Editor : Restu Wahyuning Asih
Bagikan

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top