Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mengenal Alat Musik Sasando Khas Nusa Tenggara Timur

Sasando merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Pulau Rote, Nusa tenggara Timur
Hana Fathina
Hana Fathina - Bisnis.com 06 September 2022  |  10:45 WIB
Mengenal Alat Musik Sasando Khas Nusa Tenggara Timur
Alat musik sasando
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Alat musik sasando berasal dari kabupaten Rote Ndao, Nusa tenggara Timur (NTT). Alat musik ini merupakan hasil Kebudayaan masyarakat lokal yang sudah dikenal hingga mancanegara. Sasando merupakan alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara dipetik. Alat musik ini hampir mirip dengan kecapi dan harpa. Namun, sasando memiliki suara yang khas. 

Cara memainkan alat musik ini dipetik. Sasando biasanya dimainkan dengan menggunakan kedua tangan dari arah berlawanan. Tangan kanan digunakan untuk bermain akord, sementara tangan kiri untuk memainkan bass atau melodi. 

Sasando membutuhkan teknik dan harmonisasi agar menghasilkan suara yang merdu. Orang yang bermain sasando butuh Latihan dan keterampilan dalam memetic alat musik ini. Keterampilan tangan akan berpengaruh pada tempo dan suara yang dihasilkan oleh sasando. 

Berikut beberapa penjelasan tentang sasando yang sudah dilansir dari berbagai sumber:

Makna nama sasando 

Pemberian nama sasando sendiri bukan tanpa alasan. Dalam bahasa Rote, sasando atau sasandu memiliki makna bergetar atau berbunyi. Sehingga alat musik ini memang alat yang bisa menghasilkan suara yang merdu. Tidak heran, sasando menjadi salah satu komponen utama musik untuk mengiringi tarian tradisional Pulau Rote, pembacaan nyanyian syair, hingga menghibur keluarga yang berduka. 

Cara memainkan sasando 

Untuk memainkan alat musik sasando ini sebenarnya cukup mudah. Kamu hanya perlu memetik dan suara akan keluar. Namun, alat musik sasando harus dimainkan dengan rasa dan kecermatan tinggi. Hal ini tidak lepas dari konsep petikan sasando yang dilakukan secara berlawanan arah dengan kedua tangan. 

Tangan kanan digunakan untuk memainkan akord dan tangan kiri sebagai pemberi melodi serta bass dari sasando. Para pemain sasando biasanya membutuhkan waktu bertahun-tahun agar bisa mahir memainkan alat musik ini. 

Jenis Sasando 

Ada dua tipe sasando yang sudah diciptakan saat ini, pertama sasando tradisional dan kedua adalah sasando elektrik. Sasando tradisional merupakan sasando asli yang kita lihat dalam buku musik atau sejarah tanah air dimana dimainkan tanpa alat elektronik dan sumber sasando berasal dari akustik saja. 

Sementara itu, sasando elektronik merupakan modernisasi alat musik yang beberapa komponennya telah diperbarui sehingga bisa dimainkan di panggung besar dengan menggunakan ampli dan speaker pengeras. 

Sasando Berdasarkan Suara

Sasando memiliki dua jenis tipe dilihat dari perbedaan suara yang dihasilkan. Ada sasando engkel, sasando dobel, sasandu gong dan sasando biola. Dimana ciri-ciri sasando engkel memiliki 29 dawai dan sasando dobel memiliki 56 dan 84 dawai. Perbedaan jumlah dawai ini tentunya keluaran suara sasando turut berbeda dan lebih kaya. 

Sedangkan sasando gong merupakan jenis sasando yang memiliki suara hampir sama dengan suara gong. Dan sasando biola adalah suara sasando yang mirip dengan suara biola asli. Cara memainkannya juga mirip dengan biola, yakni digesek. 

Itulah alat musik sasando yang berasal dari Nusa Tenggara Timur, semoga bisa menjadi referensi anda. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sasando Alat Musik musik tradisional nusa tenggara timur musik
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top