Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Diserang Rusia, Reaktor Nuklir Ukraina Terpaksa Ditutup

Salah satu dari dua reaktor nuklir aktif di kompleks pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia terpaksa ditutup akibat serangan Rusia. 
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 01 September 2022  |  15:12 WIB
Diserang Rusia, Reaktor Nuklir Ukraina Terpaksa Ditutup
Diserang Mortir Rusia, Reaktor Nuklir Ukraina Terpaksa Tutup - Ilustrasi/Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Salah satu dari dua reaktor nuklir aktif di kompleks pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia di Ukraina terpaksa ditutup akibat serangan Rusia

"Sebagai akibat dari penembakan mortir lain oleh pasukan Rusia di lokasi pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia, perlindungan darurat diaktifkan dan unit daya kelima operasional ditutup," tulis Energoatom di aplikasi pesan Telegram seperti dikutip Aljazeera.com, Kamis (1/9/2022).

Energoatom menambahkan bahwa unit daya Nomor 6 terus bekerja di sistem energi Ukraina dan memasok listrik untuk kebutuhan pembangkit listrik itu sendiri.

Sementara itu, inspektur PBB telah bernegosiasi selama berbulan-bulan untuk mendapatkan akses ke pembangkit nuklir Zaporizhzhia.

Hal itu dilakukan di tengah kekhawatiran bahwa gangguan listrik atau kerusakan langsung pada infrastruktur di tengah pertempuran yang sedang berlangsung dapat menyebabkan bencana.

"Ini adalah misi yang berusaha untuk mencegah kecelakaan nuklir dan untuk melestarikan pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa," kata kepala Badan Energi Atom Dunia (IAEA) Rafael Grossi kemarin.

Dia mengatakan kunjungan awal ke fasilitas itu memakan waktu beberapa hari, setelah itu pihaknya akan memiliki gagasan yang cukup bagus tentang apa yang terjadi. Dia berharap pengawas PBB akan dapat membangun 'kehadiran berkelanjutan' di pabrik tersebut.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa ada upaya sabotase dari pihak Ukraina untuk merebut pembangkit nuklir Zaporizhzhia yang dikuasai Rusia menjelang kunjungan inspektur PBB.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian mengatakan hingga 60 penyabotase dari tentara Ukraina telah menyeberangi sungai Dnipro, yang membagi wilayah yang dikuasai oleh kedua belah pihak dengan perahu pada pukul 6 pagi waktu setempat.

Operasi itu merupakan provokasi yang bertujuan untuk mengganggu rencana kunjungan inspektur nuklir PBB ke pembangkit nuklir.

Kementerian itu menyatakan bahwa sejumlah langkah telah diambil untuk menghancurkan pasukan lawan, termasuk penggunaan penerbangan militer.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Perang Rusia Ukraina Rusia Ukraina pltn
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top