Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengacara Ferdy Sambo Bantah Hubungan Putri Sambo dengan Kuat Maruf

Pengacara keluarga Ferdy Sambo Arman Hanis membantah informasi yang menyebut bahwa Putri Canrawathi memiliki hubungan dengan Kuat Maruf.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 31 Agustus 2022  |  10:36 WIB
Pengacara Ferdy Sambo Bantah Hubungan Putri Sambo dengan Kuat Maruf
Arman Hanis, pengacara istri Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, Putri Ferdy Sambo, tiba di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat (15/7/2022). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pengacara keluarga Ferdy Sambo, Arman Hanis membantah informasi mantan pengacara Bharada Richard Eliezer (Bharada E) Deolipa Yumara yang menyebut bahwa Putri Candrawathi memiliki hubungan dengan Kuat Maruf.

Arman mengatakan bahwa apa yang dikatakan oleh Deolipa Yumara tentang hubungan antara Putri Chandrawathi dengan Kuat Maruf di Magelang tidak benar.

“Tidak benar sama sekali,” tutur Arman saat dihubungi, Rabu (31/8/2022).

Sempat diketahui, Deolipa mengatakan bahwa Putri Chandrawathi dan Kuat Maruf berhubungan di Magelang dan  hal itu disaksikan almarhum Brigadir Yoshua atau Brigadir J.

Putri Chandrawathi dan Kuat Maruf merupakan tersangka dari pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo.

Keduanya bersama dengan Ferdy Sambo, Ricky Rizal, dan Richard Eliezer menjadi tersangka dpembunuhan Brigadir J.

Para tersangka dikenakan pasal 340 KUHP subsider 338 KUHP Jo pasal 55 dan 56 KHUP. Mereka terancam hukuman mati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ferdy Sambo Pembunuhan Brigadir J Bharada E
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top