Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kuat Ma'ruf Serahkan Dua Pisau Usai Eksekusi Brigadir J

Tersangka Kuat Ma'ruf memberikan dua pisau ke saksi usai adegan pembunuhan Brigadir J.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 30 Agustus 2022  |  18:40 WIB
Kuat Ma'ruf Serahkan Dua Pisau Usai Eksekusi Brigadir J
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo - Bisnis/Lukman Nur Hakim
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Polisi selesai menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir Yoshua atau Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo

Dalam reka adegan terakhir terlihat ketika tersangka Kuat Ma'ruf memberikan dua pisau ke saksi di lokasi Duren Tiga. Namun demikian, polisi tak siapa penerima pisau dari Kuat tersebut.

Adapun Gelar rekonsruksi berakhir pada pukul 17.09 WIB. 

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa rekonstruksi berjalan selama 7,5 jam. “Hari sudah dilaksanakan rekonstruksi berlangsung sekitar 7,5 jam,” tutur Dedi di Duren Tiga, Selasa (30/8/2022).

Selain itu, Dedi menjelaskan bahwa dalam rekonstruksi melibatkan lima orang tersangka dan beberapa saksi terkait.

“Magelang dimainkan dari jam 10.00 WIB ada 4 tersangka dan saksi terkait. Kemudian TKP saguling 36 adegan sudah diperagakan oleh para tersangka dan saksi terkait. Demikian TKP terakhir di Duren Tiga 27 adegan diperinkan semua oleh tersangka dan para saksi terkait,” ujarnya.

Sekadar informasi, rekonstruki pembunuhan Brigadir Yoshua atau Brigadir J sudah dimulai sejak pukul 10.00 WIB dan rumah pribadi Ferdy Sambo di jalan Saguling III menjadi tempat pertama.

Dalam rekonstruksi kali ini, kelima tersangka terlihat sudah hadir di rumah jalan Saguling III. Irjen Pol Ferdy Sambo datang lebih dulu pukul 09.45 WIB dan dilanjutkan oleh Bharada Eliezer (E), Bripka Ricky Rizal (RR), dan Kuat Ma'ruf (KM).

Selain itu, terlihat juga pihak eksternal yang datang di jalan Saguling III. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa pihak eskternal yaitu Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pembunuhan Brigadir J Ferdy Sambo
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top