Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Setpres: Upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Istana Negara Dihadiri 4.500 Orang

Setpres menyebut upacara perayaan HUT ke-77 Kemerdekaan RI dihadiri 4.500 orang atau 60 persen dari total kapasitas.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 17 Agustus 2022  |  09:40 WIB
Setpres: Upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Istana Negara Dihadiri 4.500 Orang
Setpres menyebut upacara perayaan HUT ke-77 Kemerdekaan RI dihadiri 4.500 orang atau 60 persen dari total kapasitas normal. Suasana Istana Merdeka hari ini, Rabu (17/8/2022) - Bisnis / Akbar Evandio
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Upacara peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI kembali digelar secara luring setelah 2 tahun lamanya upacara digelar secara daring akibat lonjakan kasus Covid-19.

Meskipun digelar secara langsung, Kabiro Protokol Setpres Yusuf Permana menyampaikan bahwa penyelenggaraan upacara peringatan kemerdekaan pada tahun ini masih terbatas, yaitu 60 persen peserta upacara.

"Kami tidak kita buka 100 persen, masih bertahap. Kalau sampai di 60 persen, kurang lebih 4.500 [peserta yang hadir]," katanya, mengutip  laman YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (17/8/2022).

Yusuf juga menekankan, pelaksanaan upacara kali ini tetap mengikuti protokol kesehatan meski kasus Covid-19 di Indonesia mulai terkendali.

Di lain sisi, dia bersyukur dapat mengadakan upacara kemerdekaan secara langsung. Yusuf mengungkapkan, penyelenggaraan ini atas arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana.

"Beliau sangat  memperhatikan dan melihat animo masyarakat, melihat kerinduan masyarakat untuk dapat hadir secara langsung di  Istana Merdeka," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

HUT Kemerdekaan RI upacara kemerdekaan ri
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top