Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemimpin Alqaeda Zawahiri Tewas Diserang Drone AS

Pemimpin Alqaeda Ayman al-Zawahiri tewas akibat serangan pesawat tak berawak (drone) yang dilakukan oleh Badan Intelijen Pusat AS (CIA).
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 02 Agustus 2022  |  06:48 WIB
Pemimpin Alqaeda Zawahiri Tewas Diserang Drone AS
Pemimpin Alqaeda Ayman al-Zawahiri dilaporkan tewas akibat serangan pesawat tak berawak (drone) yang dilakukan oleh Badan Intelijen Pusat AS (CIA) kemarin di Afghanistan. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemimpin Alqaeda Ayman al-Zawahiri dilaporkan tewas akibat serangan pesawat tak berawak (drone) yang dilakukan oleh Badan Intelijen Pusat AS (CIA) kemarin di Afghanistan.

Kematian orang nomor satu di jaringan yang dituding AS sebagai teroris itu merupakan pukulan terbesar bagi kelompok militan tersebut sejak pendirinya Osama bin Laden tewas pada tahun 2011.

Seorang pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan serangan pesawat tak berawak dilakukan oleh CIA di Ibu Kota Afghanistan Kabul pada hari Minggu (31/7/2022).

Dalam sebuah pernyataan, Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid membenarkan bahwa serangan itu terjadi. Dia mengutuk keras dan menyebut tindakan AS itu sebagai pelanggaran "prinsip-prinsip internasional."

Presiden AS Joe Biden akan menyampaikan pidato pada Senin (1/8/2022) pukul 19.30 waktu setempat tentang apa yang digambarkan Gedung Putih sebagai "operasi kontra-terorisme yang berhasil" sebgaimana dikutip ChannelNewsAsia.com, Selasa (2/8/2022).

Siapa Zuwahiri?

Dikutip dari Wikipedia, pria bernama lengkap Ayman Mohammed Rabie al-Zawahiri itu lahir di Mesir pada 19 Juni 1951. Dia menjadi pemimpin kelompok Alqaeda sejak Juni 2011.

Zuwahiri menggantikan Osama bin Laden setelah kematiannya dan merupakan mantan anggota dan pejabat senior organisasi Islam yang telah mengatur serangan di Asia, Afrika , dan juga beberapa di Amerika Utara dan Eropa.

Setelah serangan 11 September yang dikenal dengan peristiwa 9/11, Departemen Luar Negeri AS menawarkan hadiah US$ 25 juta untuk informasi atau intelijen yang mengarah pada penangkapan Zawahiri. 

Kehidupan Pribadi

The New York Times pada tahun 2001 menggambarkan Zawahiri berasal dari "keluarga makmur dan prestisius yang memberinya silsilah yang kuat dalam agama dan politik".

Keluarga ini berasal dari suku Harbi di Zawahir, sebuah kota kecil di Arab Saudi yang terletak di daerah Badar.

Kedua orangtua Zawahiri berasal dari keluarga sejahtera. Ayahnya, Mohammed Rabie al-Zawahiri, berasal dari keluarga besar dokter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

alqaeda Joe Biden teroris
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top