Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Muncul Embun Es, Pagi Ini Suhu Dieng Minus 1,2 Derajat Celsius

Dieng kembali diselimuti embun es dengan catatan suhu udara mencapai minus 1,2 derajat celsius pada Selasa (26/7/2022) pagi.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 26 Juli 2022  |  10:49 WIB
Muncul Embun Es, Pagi Ini Suhu Dieng Minus 1,2 Derajat Celsius
Tangkapan layar video embun es menyelimuti rumput di kompleks Candi Arjuna Dieng - Twitter @merapi_uncover
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Kawasan Dieng kembali membeku dan diselimuti embun es pada hari ini, Selasa (26/7/2022) pagi.

Terpantau suhu udara di kompleks Candi Arjuna mencapai minus 1,2 derajat celsius. Fenomena ini pun menjadi viral di media sosial.

Akun Instagram @merapi_uncover mengunggah video yang menampilkan rumput di sekitar Candi Arjuna diselimuti embun es.

"Pagi ini suhu di Dieng mencapai -1⁰C, seperti biasa area sekitaran komplek Candi Arjuna dan Setyaki terlapisi embun es," tulisnya pada Selasa pagi.

Setidaknya, sudah 4 kali fenomena embun es membekukan daerah sekitar Dieng dalam satu tahun ini. Juli ini, fenomena ini telah terjadi dua kali.

Seorang pemerhati Dieng yang juga pembuat aplikasi stasiun cuaca Dieng, Aryadi Darwanto, mengatakan embun es akan sering muncul.

Pasalnya, prediksi BMKG mengatakan puncak musim kemarau di sekitar Dieng adalah bulan Agustus. Hal ini berarti memungkinkan embus es akan lebih sering muncul.

Embun beku yang terjadi pada pagi tadi terlihat di sekitar kompleks Candi Arjuna, Candi Setyaki dan Lapangan Pandawa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dieng dataran tinggi dieng Suhu udara
Editor : Restu Wahyuning Asih
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top