Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sidang Etik Gugur, Bagaimana Kelanjutan Kasus Lili Pintauli?

Kasus gratifikasi tiket MotoGP Lili Pintauli Siregar bukan lagi ranah Dewan Pangkas KPK.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 11 Juli 2022  |  15:06 WIB
Sidang Etik Gugur, Bagaimana Kelanjutan Kasus Lili Pintauli?
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar - Bisnis / Setyo Aji Harjanto
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tumpak Hatorangan Pangabean menyebut kasus etik eks Pimpinan KPK Lili Pintauli sudah dinyatakan gugur.

Sementara itu, terkait dugaan gratifikasi fasilitas MotoGP Lili Pintauli, kata Tumpak, sudah bukan menjadi ranah Dewas KPK.

"Tentunya berdasarkan keputusan UU itu bukan ranahnya dari Dewas. Dewas hanya mengadili perbuatan yg diduga melanggar kode etik dan perilaku. Itu berdasarkan ketentuan pasal 37 UU KPK," kata Tumpak di Kantor Dewas KPK, Jakarta, Senin (11/7/2022).

Anggota Dewas KPK Albertina Hob mengatakan pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus etik Lili ini akan tetap diproses.

"Yang lainnya akan tetap diproses, tetap akan dilanjutkan prosesnya sesuai dengan peraturan Dewan Pengawas, sepanjang yang lainnya itu memenuhi ketentuan sebagai insan KPK," kata Albertina.

Sementara itu, bagi pihak terkait kasus ini yang bukan insan KPK, tidak akan bisa diproses lebih lanjut.

"Jadi tetap akan dilanjutkan proses pemeriksaannya sesuai dengan aturan Dewan Pengawas, sepanjang yang bersangkutan memenuhi syarat sebagai insan KPK. Kalau bukan, tak bisa kita proses. Sebagaimana halnya Bu Lili ini," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK dewan pengawas KPK MotoGP
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top