Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kapan Perang Rusia Vs Ukraina Berakhir? Begini Jawaban Olaf Scholz

Olaf Scholz meyakini sumber daya yang dimiliki Rusia sangat cukup untuk melanjutkan operasi militer khusus di Ukraina.
Afiffah Rahmah Nurdifa
Afiffah Rahmah Nurdifa - Bisnis.com 04 Juli 2022  |  11:24 WIB
Kapan Perang Rusia Vs Ukraina Berakhir? Begini Jawaban Olaf Scholz
Kanselir Jerman Olaf Scholz - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Kanselir Jerman Olaf Scholz meyakini sumber daya yang dimiliki Rusia sangat cukup untuk melanjutkan operasi militer khusus di Ukraina. Hal ini yang membuat sulitnya memprediksi kapan akhir dari perang.

"Tidak ada yang benar-benar tahu," kata Scholz dalam sebuah wawancara, dikutip dari TASS, Senin (4/7/2022).

Menurutnya, Presiden Rusia Vladimir Putin merupakan pemimpin negara besar yang tak akan kehabisan pasokan dan sarana untuk melancarkan misinya.

"Dia akan bisa melanjutkan perang untuk waktu yang sangat lama," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengucapkan harapannya untuk menyelesaikan konflik dan mengakhirkan perang sebelum akhir tahun ini.

Namun, Scholz menganggap sulit untuk menilai harapan tersebut realistis atau tidak. Pasalnya invasi militer ini sudah ditetapkan Putin sejak awal.

"Konflik akan berakhir ketika Putin memahami bahwa dia tidak akan berhasil dengan ide untuk menaklukkan sebagian wilayah tetangganya," kata Scholz.

Di sisi lain, negara Barat telah memberikan dukungan penuh selama diperlukan. Scholz mengatakan negaranya juga ikut membantu dengan tujuan yang jelas.

"Kami menghindari bahwa hasil dari perang ini adalah seperti keinginan Putin yakni perdamaian yang didikte," ujarnya.

Pihaknya tak akan terima jika perdamaian berkahir dengan mengikuti kemauan Putin. Bahkan, dia memastikan negara-negara Barat akan terus melanjutkan semua sanksi yang telah diberikan kepada Rusia.

Tak hanya itu, sejumlah bantuan militer telah dikirimkan secara ekstensif ke Kiev yang benilai miliaran dolar.

Putin mengtakan operasi militer khusus akan terus berlangsung hingga tujuan awal tercapai. Dia juga menekankan bahwa rencananya bukan untuk menduduki wilayah Ukraina, melainkan untuk demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jerman vladimir putin Perang Rusia Ukraina
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top