Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lawatan Jokowi ke Rusia, Putin Tawarkan Dukungan untuk Industri Nuklir dan IKN

Dalam lawatan Presiden Jokowi ke Rusia, Presiden Vladimir Putin menawarkan dukungan untuk mengembangkan industri nuklir dan IKN Nusantara. 
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 02 Juli 2022  |  20:51 WIB
Lawatan Jokowi ke Rusia, Putin Tawarkan Dukungan untuk Industri Nuklir dan IKN
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) usai menyampaikan pernyataan bersama di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Kamis (30/6/2022). Presiden menyatakan siap menjadi jembatan komunikasi antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Rusia Vladimir Putin agar kedua pihak mencapai perdamaian. ANTARA FOTO - BPMI/Laily Rachev

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan dukungan kepada Indonesia untuk pengembangan industri nuklir, serta pembangunan transportasi di Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara. 

Putin menyebut banyak perusahaan asal Rusia yang beroperasi di Indonesia. Untuk pengembangan industri nuklir, dia menyebut Rosatom State Nuclear Energy Corporation bersedia mengembangkan proyek tersebut.

"Perusahaan milik negara Rosatom bersedia untuk ambil bagian dalam proyek gabungan termasuk yang berkaitan dengan penggunaan non-energi terhadap teknologi nuklir, seperti medis dan pertanian," terangnya kepada awak media setelah pembicaraan dengan Presiden Joko Widodo di Moskow, dikutip dari situs resmi Kremlin, Minggu (2/7/2022).

Putin juga mengungkap adanya potensi kerja sama dengan Indonesia untuk mengembangkan infrastruktur transportasi dan logistik di IKN Nusantara. Dia menyebut BUMN asal Rusia Russian Railways bisa ikut berpartisipasi dalam memindahkan IKN dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur.

"Ibu Kota Rusia, Moskow, yang telah berkembang dengan laju yang baik dan peningkatan yang berkualitas,bisa ikut berpartisipasi dalam proyek ambisius ini [pemindahan IKN]," terangnya.

Selama pembicaraannya dengan Jokowi, Kamis (30/6/2022), kedua pemimpin negara banyak mendiskusikan potensi kerja sama. Contohnya, pembukaan kembali penerbangan dari Moscow ke Bali untuk pariwisata, pengembangan dialog antarkawasan dan antarkepercayaan, serta sejumlah kerja sama ekonomi dan perdagangan.

Ke depan, kedua negara menyatakan ingin membuka peluang kerja sama ekonomi melalui Russian-Indonesia Joint Commission on Trade, Economic, and Technical Cooperation. Putin juga menekankan pentingnya menciptakan zona perdagangan bebas antara Indonesia dan kawasan Eurasia (Eurasian Economic Union).

"Kami berharap pembicaraan terkait dengan rancangan kesepakatan ini bisa diselenggaran sebelum akhir tahun dan bisa membuahkan hasil," ungkapnya.

Selain itu, Putin mengungkap telah mendiskusikan logistik pangan dan produk pertanian lain yang meliputi pupuk mineral, kepada pasar global. Hal tersebut merupakan salah satu misi kunjungan Jokowi.

Sebagai salah satu penghasil dan eksportir pangan terbesar di dunia, Putin menyatakan siap untuk memenuhi permintaan terhadap nitrogen, fosfor, pupuk kalium, dan bahan mentah, untuk produsen dari Indonesia dan beberapa negara lain.

"Kami tentunya berniat untuk memenuhi kewajiban kami dengan niat baik yakni terkait dengan pasokan pangan, pupuk, sumber daya energi, dan barang-barang penting. Dalam konteks ini, kami menilai penting untuk mengembalikan rantai pasok yang terhambat karena sanksi," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Rusia vladimir putin IKN
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top