Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Seskab Ungkap Tujuan Reshuffle Kabinet: Agar Pemerintah Lebih Lincah!

Seskab pastikan reshuffle kabinet kali ini telah dipertimbangkan dengan matang oleh Presiden Jokowi
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 15 Juni 2022  |  14:04 WIB
Seskab Ungkap Tujuan Reshuffle Kabinet: Agar Pemerintah Lebih Lincah!
Sekretaris Kabinet Pramono Anung sebut dua menteri dan tiga wamen di-reshuffle pada hari ini, Rabu (15/6/2022) - Bisnis.com / Akbar Evandio

Bisnis.com, JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengungkapkan bahwa perubahan susunan (reshuffle) kabinet yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah untuk membuat kinerja pemerintah lebih lincah.

“Ada penyegaran di kabinet, hanya dua yang dilantik. Untuk membuat kabinet lebih bisa bekerja lincah,” katanya kepada wartawan di Istana Negara, Rabu (15/6/2022).

Seskab menambahkan bahwa hanya dua nama menteri yang berganti dalam reshuffle kabinet. Meskipun tidak memerincinya, Pramono menyebut penyegaran ini dilakukan untuk mengatasi masalah perdagangan, pangan, dan inflasi.

“Presiden itu sudah di luar kepala memahami persoalan yang ada, termasuk masalah minyak goreng curah. Tidak hanya semata persoalan perdagangan, masalah pangan dan inflasi juga jadi perhatian dunia,” tuturnya.

Selain itu, Seskab juga mengatakan bahwa ada tiga wakil menteri (wamen) yang akan dilantik pada hari ini. Menurutnya, Kepala Negara telah mempertimbangkan banyak hal, termasuk kapabilitas, kapasitas, dan kebutuhan organisasi saat ini.

"Iya, jadinya ada dua menteri dan tiga wamen yang nanti akan dikukuhkan presiden. Mudah-mudahan ini akan memperkuat kabinet yang ada," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Reshuffle Kabinet seskab
Editor : Aprianus Doni Tolok

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top