Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga BBM Naik, Presiden Bolsonaro Pecat Menteri Energi Brasil

Kenaikan harga BBM dianggap sebagai pemicu inflasi yang menggerus pendapatan masyarakat dan merusak popularitas Bolsonaro untuk pilpres Brasil Oktober 2022 mendatang.
Faustina Prima Martha
Faustina Prima Martha - Bisnis.com 12 Mei 2022  |  10:39 WIB
Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengunakan masker saat Upacara Bendera di Istana Alvorada di Brasilia  -  Bloomberg / Andre Borges
Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengunakan masker saat Upacara Bendera di Istana Alvorada di Brasilia - Bloomberg / Andre Borges

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Energi Brasil, Bento Albuquerque dipecat oleh Presiden Brasil Jair Bolsonaro pada Rabu (11/5). Albuquerque dicopot dari jabatannya setelah Bolsonaro berulang kali mengkritik kenaikan harga bahan bakar oleh perusahaan minyak milik negara Petrobras.

Kenaikan harga BBM dianggap sebagai pemicu inflasi yang menggerus pendapatan masyarakat dan merusak popularitas Bolsonaro untuk pilpres Oktober 2022 mendatang.

Kementerian energi mengatakan Albuquerque mengundurkan diri karena "alasan pribadi" setelah pertemuan dengan Bolsonaro. Akan tetapi, spekulasi beredar di media Brasil bahwa dia telah dipecat.

Penggantian itu terjadi setelah Bolsonaro menyebut keuntungan Petrobras baru-baru ini sebagai "pelecehan". Dia meminta Albuquerque dan kepala eksekutif perusahaan, Jose Mauro Coelho, untuk menghentikan kenaikan harga bahan bakar.

Sebenarnya, Albuquerque dan Kementerian Energi tidak memiliki peran langsung dalam keputusan harga oleh Petrobras. Dalam hal ini, kebijakan penetapan harganya didasarkan pada pasar minyak internasional. Oleh karena itu, Petrobras tetap menaikkan harga jual solar ke distributor sebesar 8,9 persen pada awal pekan ini, sehingga dianggap mengabaikan instruksi presiden.

Dilansir dari Bloomberg, Rabu (11/5) pada pekan lalu, Bolsonaro mendedikasikan sebagian dari program Facebook Live mingguannya untuk mengkritik angka laba selangit Petrobras dan meminta dewan untuk menahan diri dari menaikkan lagi harga bahan bakar.

Bolsonaro mengkritisi Petrobras, setelah perusahaan migas nasional itu melaporkan laba bersih kuartal I 2022 sebesar US$8,6 miliar pada Kamis minggu lalu. Laba bersih tersebut naik 38 kali lipat dari kuartal pertama 2021. Tahun lalu, harga bahan bakar di Brasil melonjak lebih dari 33 persen. Hal itu mendorong inflasi tahunan Brasil naik hingga lebih dari 12 persen.

Pejabat pemerintah Brasil menyebutkan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) saat ini masih di bawah harga keekonomiannya.

“Kenaikan solar, belum sepenuhnya menutup ketertinggalan harga bahan bakar minyak yang menurut kalkulasi penasihat presiden masih sekitar 10 persen,” kata pejabat pemerintah Brasil, dikutip dari CNN Brasil, Kamis (12/5/2022).

Tidak hanya harga solar saja, hal yang sama terjadi dengan bensin.

“Perhitungan yang dilakukan oleh anggota pemerintah adalah bahwa lag bensin bisa mencapai hingga 15 persen dari harga yang diadopsi oleh pasar dunia saat ini, yang dapat menyebabkan Petrobras mengumumkan penyesuaian kembali dalam jangka menengah,” ujarnya.

Bolsonaro berulang kali mengganti kepala eksekutif Petrobras. Pada Februari 2021, dia mencopot Roberto Castello Branco. Kemudian, pada April lalu, dia mengganti Joaquim Silva e Luna A.

Bolsonaro baru-baru ini menunjuk kepala eksekutif Petrobras ketiganya setelah memberhentikan eksekutif sebelumnya karena frustrasi atas desakan mereka dalam menaikkan harga bahan bakar sesuai dengan tingkat global pada saat invasi Rusia ke Ukraina dan sanksi berikutnya telah menjungkirbalikkan pasar energi.

“Menteri Energi Bento Albuquerque yang telah menjabat selama tiga tahun akan digantikan oleh Penasihat Kementerian Ekonomi bernama Adolfo Sachsida, yang sebelumnya menjabat sebagai penasihat Menteri Ekonomi Paulo Guedes,” tulis Dekret Presiden Brasil, dikutip dari Bloomberg, Rabu (11/5/2022).

Pengamat menilai langkah Bolsonaro bersifat politis karena ia akhirnya menunjuk orang-orang dari pemerintahan untuk mengisi jabatan di Kementerian Energi.

“Dengan perubahan dalam kementerian, Bolsonaro mengalihkan tanggung jawab pada topik yang memengaruhi kantong pemilih dan akibatnya menghalangi peluangnya untuk terpilih kembali. Dan dia akan membuat pengemudi truk swasta senang bahwa presiden tidak puas dengan kenaikan solar,” ujar pejabat pemerintah Brasil.

Motivasi lain adalah mencoba untuk memajukan langkah-langkah yang berdampak langsung pada pompa, seperti pembentukan dana stabilisasi harga, tindakan yang mendapat perlawanan dari komando Pertambangan dan Energi.

Selain itu, proses penggantian secepat itu akan mencegah gerakan oposisi Centão untuk mencoba menduduki posisi tersebut. Butuh waktu kurang dari 48 jam antara pemecatan dan pengumuman penggantian.

Akhirnya, Bolsonaro mengangkat seorang insinyur yang secara politik bersekutu dengan pemerintah, tetapi di atas semua itu, seseorang yang dipercaya oleh Menteri Ekonomi, Paulo Guedes, dianggap menang dalam penggantian karena secara bersamaan berhasil menyingkirkan militer dari pemerintah.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Minyak Jair Bolsonaro
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top