Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi Tunjuk Arsjad Rasjid Jadi Tim Revitalisasi Pendidikan Vokasi

Penunjukan Arsjad tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) No.68/2022 tentang Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 11 Mei 2022  |  11:19 WIB
Jokowi Tunjuk Arsjad Rasjid Jadi Tim Revitalisasi Pendidikan Vokasi
Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid - Kadin.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Arsjad Rasjid sebagai anggota Tim Tim Koordinasi Nasional Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi.

Penunjukan Arsjad tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) No.68/2022 tentang Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi.

Secara umum, struktur tim tersebut terdiri dari dua bagian yakni pengarah dan anggota. Pengarah diketuai oleh Menteri Koordinator Pembangunan Kebudayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Kemudian, Wakil Ketua dijabat oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Sementara itu, anggota tim antara lain Menteri Bappenas, Menteri Pendidikan Kebudayaan Ristek dan Teknologi, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Keuangan, Menteri Luar Negeri, dan Kamar Dagang dan Industri.

Adapun tugas tim koordinasi ini antara lain mengoordinasikan, menyinergikan, dan
mengevaluasi penyelenggaraan revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi.

Selanjutnya menyusun strategi nasional Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi sebagai pedoman revitalisasiPendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi untuk ditetapkan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi kadin
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top