Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Putin Dikabarkan akan Operasi Kanker, Serahkan Kekuasaan ke Sosok Ini

Media massa Amerika Serikat, yakni New York Post menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin akan menjalani operasi kanker.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 03 Mei 2022  |  14:42 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin memasuki aula untuk bertemu dengan kandidat yang berpartisipasi dalam pemilihan presiden sesi terakhir, di Kremlin di Moskow. - Reuters
Presiden Rusia Vladimir Putin memasuki aula untuk bertemu dengan kandidat yang berpartisipasi dalam pemilihan presiden sesi terakhir, di Kremlin di Moskow. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Media massa Amerika Serikat, yakni New York Post menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin akan menjalani operasi kanker. Dia pun dikabarkan menyerahkan kekuasaan sementara ke kepala Dewan Keamanan Polisi federal Rusia Nikolai Patrushev.

New York Post melaporkan hal tersebut berdasarkan video dari saluran Telegram misterius "General SVR" pada Sabtu (30/4).

Saluran yang konon dijalankan mantan letnan jenderal Badan Intelijen Luar Negeri Rusia dan dikenal dengan nama samaran Viktor Mikhailovich melaporkan bahwa Putin telah diberitahu oleh dokter bahwa dia harus menjalani operasi.

Operasi dan pemulihan diperkirakan akan melumpuhkan Putin untuk sementara waktu. Oleh karena itu, butuh antisipasi. Akan tetapi laporan tersebut belum dikonfirmasi.

“Putin tidak mungkin setuju untuk menyerahkan kekuasaan untuk jangka waktu yang lebih lama,” kata narator video yang dikutip NY Post, Selasa (3/5/2022).

Dari laporan tersebut, kontrol negara kemungkinan akan berada di tangan Patrushev tidak lebih dari dua hingga tiga hari. Meski begitu, keputusan yang diambil Rusia merupakan pilihan terburuk.

“Patrushev benar-benar penjahat. Dia tidak lebih baik dari Vladimir Putin. Selain itu, dia adalah orang yang lebih licik, dan menurut saya, lebih berbahaya daripada Vladimir Putin. Jika dia berkuasa, masalah Rusia hanya akan berlipat ganda,” terang narator.

Ditanya tentang laporan itu, juru bicara Pentagon John Kirby mengatakan hal tersebut itu tidak dapat dikonfirmasi.

“Saya tidak melihat apa pun yang dapat membantu kami membuktikan hal itu,” ujarnya.

Video tersebut mengikuti pelaporan dari outlet investigasi Rusia The Project. Laporan itu mengklaim bahwa Putin telah diperiksa oleh seorang dokter kanker sebanyak 35 kali dalam beberapa tahun terakhir.

Putin menjadi sangat paranoid tentang kesehatannya, klaim outlet tersebut. Dia bahkan beralih ke terapi yang tidak konvensional dan biadab.

Putin dikatakan mandi dengan darah yang diambil dari tanduk rusa, dipotong saat mereka tumbuh, dan masih penuh dengan darah segar. Mandi darah dari tanduk rusa adalah terapi alternatif di wilayah Altai Rusia yang berbatasan dengan Khazakstan dan Mongolia.

The Project memaparkan bahwa orang percaya mandi dengan darah dari tanduk rusa dapat meningkatkan sistem kardiovaskular dan meremajakan kulit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia vladimir putin Perang Rusia Ukraina
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top