Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waduh! Inggris Sebut Putin akan Deklarasi Perang Dunia III pada 9 Mei

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace memperingatkan Presiden Rusia Vladimir Putin bakal mendeklarasikan Perang Dunia 3 dalam pada 9 Mei 2022.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 30 April 2022  |  12:47 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin memasuki aula untuk bertemu dengan kandidat yang berpartisipasi dalam pemilihan presiden sesi terakhir, di Kremlin di Moskow. - Reuters
Presiden Rusia Vladimir Putin memasuki aula untuk bertemu dengan kandidat yang berpartisipasi dalam pemilihan presiden sesi terakhir, di Kremlin di Moskow. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace memperingatkan Presiden Rusia Vladimir Putin bakal mendeklarasikan Perang Dunia 3 dalam pada 9 Mei 2022. Hal tersebut sebagai upaya dorongan terakhir mengalahkan Ukraina.

Wallace tidak akan terkejut karena tanggal tersebut merupakan hari Uni Soviet mengalahkan Nazi Jerman. Momen tersebut juga dimanfaatkan untuk memobilisasi massa rakyat Rusia melawan dunia.

“Kami telah melihat sejumlah pernyataan dari Putin baru-baru ini di mana dia mengatakan, 'Ini menjadi perang. Ini adalah perang proxy',” kata Wallace saat berbicara di LBC dikutip dari Express, Sabtu (30/4/2022).

Wallace menjelaskan bahwa Putin menyebut Nazi ada di mana-mana. Itu tidak hanya ada di Ukraina, anggota NATO penuh dengan Nazi.

Dari pidato tersebut, Wallace menganalisa bahwa Putin sedang mengajak massa Rusia untuk perang melawan Nazi karena dia butuh banyak pasukan.

“Jenderalnya telah menyebabkan begitu banyak kematian sehingga saya tidak akan terkejut meskipun saya tidak memiliki informasi tentang ini. Jika dia menyatakan pada Hari Buruh ini bahwa ‘Kami sekarang berperang dengan Nazi dan kami membutuhkannya untuk memobilisasi massa rakyat Rusia’,” ujarnya.

Hari Kemenangan di Rusia yang diadakan pada tanggal 9 Mei adalah hari libur umum terbesar di negara itu dan simbol kebanggaan nasional. Pada tahun lalu, lebih dari 12.000 tentara, 190 perangkat keras, dan 80 pesawat militer dipajang untuk parade tersebut.

Kekhawatiran muncul bahwa Putin mungkin mencoba menggunakan perayaan itu untuk meluncurkan serangan skala luas juga memobilisasi lebih banyak pasukan.

Masih dari situs Express, intelijen dari Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina menyebut Komando Rusia dilaporkan telah memberi tahu tentara mereka bahwa perang di Ukraina harus berakhir tepat pada waktunya untuk parade.

Awal pekan ini, Putin dan pejabatnya berulang kali membuat klaim bahwa mereka akan menggunakan kekuatan nuklir terhadap mereka yang terus mendukung Ukraina.

“Jika seseorang berniat untuk ikut campur dalam apa yang terjadi dari luar, mereka harus tahu bahwa itu merupakan ancaman strategis yang tidak dapat diterima ke Rusia,” kata Putin berbicara kepada wartawan di St Petersburg.

Putin juga mengklaim bahwa memiliki semua senjata yang dubutuhkan untuk melakukan itu. Tidak ada orang lain yang bisa membual tentang senjata tersebut.

“Mereka harus tahu bahwa respons kita terhadap serangan balasan akan secepat kilat. Cepat,” ujarnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nuklir Rusia vladimir putin perang dunia ketiga Perang Rusia Ukraina
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top