Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Pastikan Penyidikan Kasus KSP Indosurya Sesuai Prosedur

Penyidikan perkara kasus KSP Indosurya telah sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 27 April 2022  |  08:29 WIB
KSP Indosurya Cipta - Istimewa
KSP Indosurya Cipta - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Polisi memastikan bahwa proses penyidikan perkara penipuan dan penggelapan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya sudah sesuai prosedur.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Wisnhu Hermawan memaparkan bahwa bareskrim telah melakukan gelar perkara khusus pada pertengahan April 2022.

Gelar perkara itu melibatkan unsur pengawasan dan fungsi di polri seperti Wassidik bareskrim, itwasum polri, propam polri dan divkum polri.

"Dalam gelar perkara tersebut disimpulkan bahwa proses penyidikan telah dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan," kata Whisnu, dikutip Rabu (27/4/2022).

Wisnhu menambahkan bahwa pihaknya saat ini telah menyita Rp2 triliun aset terkait kasus penipuan dan penggelapan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya.

"Hingga kini total aset yang disita dalam kasus Indosurya oleh penyidik mencapai nilai Rp2 triliun," katanya.

Dia menjelaskan polisi melakukan penyitaan terakhir pada Kamis (21/4/2022). Saat itu, polisi menyita 2 lantai di Sudirman Suites Apartement senilai Rp 160 miliar.

"Bareskrim sedang mengajukan penetapan penyitaan terhadap dua lantai apartemen mewah itu. Penetapan penyitaan diajukan kepada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat ," kata Whisnu.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bareskrim KSP Indosurya Cipta
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top