Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

DPR Apresiasi IDI Buka Peluang Dokter Terawan Kembali Jadi Anggota IDI

Sejumlah anggota DPR mengapresiasi keputusan IDI yang membuka peluang bagi dokter Terawan Agus Putranto untuk kembali menjadi anggota IDI setelah dipecat permanen.
Tangkapan layar - Ketua Umum PB IDI dr Adib Khumaidi SpOT bertemu dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. JIBI/Bisnis-Nancy Junita @andikaperkasa
Tangkapan layar - Ketua Umum PB IDI dr Adib Khumaidi SpOT bertemu dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. JIBI/Bisnis-Nancy Junita @andikaperkasa

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah anggota DPR mengapresiasi keputusan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang membuka peluang bagi dokter Terawan Agus Putranto untuk kembali menjadi anggota IDI setelah dipecat permanen.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Adib Khumaidi kemarin saat bertemu Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Menurutnya, pemecatan Terawan sebagai anggota IDI tidak berlaku seumur hidup.

Ketua Fraksi PAN DPR, Saleh Partaonan Daulay mengatakan inisiatif yang diambil IDI sudah tepat, sehingga membuka ruang kembali bagi dokter tersebut untuk bergabung dengan IDI.

Saleh mengatakan dengan adanya solusi itu, maka seharusnya sudah tidak ada lagi pihak yang saling menyalahkan demi kebaikan masa datang.

“Saya mengapresiasi inisiatif dari IDI sehingga menemukan solusi yang saling menguntungkan (win-win solustion). Tak ada lagi saling menyalahkan dan ke depan akan terbangun tali silaturahmi di antara sesama anggota IDI,” ujar Anggota Komisi IX DPR tersebut ketika dihubungi Bisnis lewat telepon selularnya terkait perkembangan baru tersebut, Selasa (26/4/2022).

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Rahmad Handoyo mengatakan selain mengapresiasi keputusan IDI tersebut, dia menilai solusi tersebut merupakan satu penyelesaian yang bermartabat dan kekeluargaan.

Dia juga mengapresiasi sikap Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa yang bersikap profesional menyikapi persoalan dokter yang berdinas di Angkatan Darat TNI tersebut.

Saat bertemu jajaran PB IDI, Andika memastikan pihaknya siap menjalankan aturan, dan berpandangan bahwa sebagai institusi, IDI juga memiliki kewenangan yang sudah melekat sejak didirikan.

Ketua Umum IDI Adib Khumaidi kemarin menegaskan bahwa pemecatan Terawan sebagai anggota IDI tidak permanen alias tidak berlaku seumur hidup.

Menurut Adib, Terawan masih bisa kembali menjadi anggota IDI. Dia menyampaikan hal itu saat bertemu Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dalam rangka memperkenalkan jajaran pengurus baru IDI.

IDI memecat secara permanen mantan menteri kesehatan tersebut dari keanggotaan IDI karena dinilai melanggar etika profesi saat Muktamar PB IDI XXI di Aceh. 

Juru Bicara Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Beni Satria mengungkap sejumlah dugaan pelanggaran etik kedokteran yang dilakukan Terawan melalui tindakan pengobatan terhadap stroke iskemik kronik atau yang dikenal sebagai brain washing.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper