Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mahfud Ungkap Keistimewaan Papua Bagi Jokowi: Berkunjung 14 Kali

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) lebih sering mengunjungi Papua dibandingkan daerah lain.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 25 April 2022  |  17:08 WIB
Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (tengah) bersama anak-anak berbaju adat ketika peletakan kapsul waktu ke dalam cangkang saat peresmian Monumen Kapsul Waktu di Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (16/11/2018). - ANTARA FOTO/Setpres
Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (tengah) bersama anak-anak berbaju adat ketika peletakan kapsul waktu ke dalam cangkang saat peresmian Monumen Kapsul Waktu di Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (16/11/2018). - ANTARA FOTO/Setpres

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) lebih sering mengunjungi Papua dibandingkan daerah lain.

Hal itu disampaikan Mahfud usai mendampingi Presiden Jokowi bertemu delegasi pimpinan Majelis Rakyat Papua (MRP) dan MRP Barat (MRPB) Istana Merdeka Jakarta Senin (25/4/2022). 

“Ke provinsi lain mungkin Presiden hanya 2 atau 3 kali paling banyak, tapi Papua sudah 14 kali,” kata Mahfud dalam konferensi pers virtual, Senin (25/4/2022). 

Mahfud menjelaskan bahwa Jokowi biasanya langsung blusukan ke daerah-daerah terpencil di Papua. Beda dengan daerah lain yang umumnya ke ibu kota provinsi saja.

Pada pertemuan tersebut, tambah Mahfud, Jokowi diundang MPR dan MRPB untuk datang ke kantor mereka. Kepala Negara berjanji akan melakukannya.

“Di ibu kota Provinsi Papua tentu Presiden akan berkunjung ke ke kantor MRP dan MRPB,” jelas Mahfud.

Lebih lanjut, Mahfud mengungkapkan salah satu isu yang dibahas pada pertemuan itu adalah terkait pemekaran di Bumi Cendrawasih karena mengalami penolakan.

Mahfud menuturkan bahwa pro dan kontra biasa terjadi dalam kebijakan yang diambil Negara. Oleh karena itu, dalam pertemuan tersebut Jokowi memaparkan data terkait alasan pemerintah melakukan pemekaran daerah Papua.

“Sebenarnya yang minta pemekaran di berbagai daerah itu rebutan. Ada 354 permohonan pemekaran,” ungkapnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi mahfud md papua pemekaran daerah
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top