Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kebakaran di Pasar Gembrong Hanguskan 400 Bangunan

Kebakaran di Pasar Gembrong, Jakarta Timur hanguskan sekitar 400 bangunan rumah dan pertokoan
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 25 April 2022  |  08:33 WIB
Petugas pemadam kebaaran tengah berupaya menjinakkan api yang melahap Pasar Gembong pada Minggu (24/4 - 2022). Bisnis / Muhammad Ridwan
Petugas pemadam kebaaran tengah berupaya menjinakkan api yang melahap Pasar Gembong pada Minggu (24/4 - 2022). Bisnis / Muhammad Ridwan

Bisnis.com, JAKARTA - Kebakaran di Pasar Gembrong, Jakarta Timur menghanguskan setidaknya 400 bangunan yang terdiri dari rumah dan pertokoan.

Kasi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan bahwa 400 bangunan tersebut berada dalam area kebakaran seluas 1.200 meter persegi.

"Objek terbakar 400 bangunan terdiri dari rumah dan pertokoan di RT 2, 3, 4, 5 dan 6 RW 01," kata Gatot Sulaeman di Jakarta, Senin (25/4/2022), dikutip dari Antara.

Dia menambahkan akibat peristiwa kebakaran itu kerugian materi diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.

Lebih lanjut, Gatot mengatakan kebakaran tersebut diduga terjadi karena korsleting listrik di satu rumah warga.

Saat pemilik rumah mengetahui kebakaran, dia berteriak dan warga berusaha memadamkan api. Namun api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan disekitarnya yang terbuat dari kayu.

Unit Damkar pertama kali mendapat laporan kebakaran itu sekitar pukul 21.06 WIB dan sebanyak 32 unit mobil pemadam kebakaran dari Sudin Gulkarmat Jakarta Timur dengan 130 personel dikerahkan untuk memadamkan api.

Luasnya area yang terbakar membuat proses pemadaman berlangsung lama.

"Awal pemadaman tadi pukul 21.17 WIB dan pukul 04.30 WIB masih dalam proses pendinginan," kata Gatot.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta kebakaran damkar pasar gembrong

Sumber : Antara

Editor : Aprianus Doni Tolok

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top