Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi Lebih Populer di Youtube, Presiden AS Joe Biden Kalah Pamor

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi salah satu pemimpin Negara yang terkenal dengan jumlah pengikut atau pelanggan (subscribers) terbanyak di platform video Youtube.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 12 April 2022  |  14:44 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan CEO Dorna Sports Carmen Ezpeleta di area paddock Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Minggu (20/3/2022), saat menunggu hujan reda jelang balapan MotoGP Grand Prix Indonesia. (ANTARA - HO/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan CEO Dorna Sports Carmen Ezpeleta di area paddock Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Minggu (20/3/2022), saat menunggu hujan reda jelang balapan MotoGP Grand Prix Indonesia. (ANTARA - HO/Biro Pers Sekretariat Presiden)

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi salah satu pemimpin Negara yang terkenal dengan jumlah pengikut atau pelanggan (subscribers) terbanyak di platform video Youtube.

Dikutip melalui Lifestyle Asia, pemimpin dunia terkenal di YouTube pada 2022 menempatkan Perdana Menteri India Narendra Modi di peringkat teratas berdasarkan jumlah subscribers, yaitu memiliki 10,7 juta pelanggan.

Narendra Modi, perdana menteri sekaligus pemimpin Bharatiya Janata (BJP) partai berkuasa di India saat ini. Pada 1 Februari 2022, PM India Narendra Modi mencapai 10 juta subscribers di YouTube, dan menjadi politisi serta pemimpin dunia yang paling banyak diikuti di platform tersebut.

Peringkat kedua pemimpin dunia terkenal di Youtube pada 2022 adalah Presiden Brasil Jair Bolsonaro. Dengan 3,64 juta subscribers, Presiden Brasil Jair Bolsonaro juga merupakan salah satu politisi yang paling banyak diikuti di YouTube.

Peringkat ketiga ditempati Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador yang memiliki sekitar 3,18 juta subscribers di YouTube. Adapun, di kanal tersebut terdapat ragam video yang menekankan transparansi dan hak atas informasi, menekankan bahwa kekuatan publik tidak lagi mewakili minoritas tetapi semua orang Meksiko dari semua kelas, budaya, dan kepercayaan.

Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menempati peringkat keempat pemimpin dunia terkenal di Youtube tahun 2022 dengan 2,94 juta subscribers. Adapun, dalam kanalnya seringkali terunggah video pidato kenegaraan, kanal tersebut juga menunjukkan kehidupan keluarganya, video sejarah negara, kunjungan kenegaraannya, dan berbagai pekerjaan penting yang dilakukan selama pandemi Covid-19.

Peringkat kelima pemimpin dunia terkenal di Youtube tahun 2022 adalah Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden dengan 701.000 subscribers, sedangkan kanal YouTube resmi Gedung Putih memiliki 1,95 juta subscribers.

Selanjutnya, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson melalui kanal YouTube resmi Parlemen Inggris dengan 294.000 pelanggan yang menunjukkan hasil kerjanya menjadikan dirinya berada di peringkat keenam pemimpin dunia terkenal di Youtube pada 2022.

Peringkat ketujuh pemimpin dunia terkenal di Youtube tahun 2022 adalah Presiden Perancis Emmanuel yang memiliki 245.000 pelanggan. Video tentang isu-isu internasional utama, wawancara, interaksi dengan pejabat dan warga negara, acara serta perayaan Prancis, lalu yang menjunjung berbagai aspek ekonomi negara mengisi kanal YouTube-nya.

Kemudian, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau yang memiliki 59.400 pelanggan membuatnya duduk di peringkat kedelapan pemimpin dunia terkenal di Youtube pada 2022.

Kanalnya berfokus dalam masalah hubungan internasional, pertumbuhan ekonomi, dan kelas menengah Kanada, kontennya di YouTube juga mencakup video dia mendoakan warga di berbagai kesempatan dan acara. Selain itu, kanal YouTube Trudeau memiliki banyak video tentang dia berbicara soal energi dan masalah lingkungan di Kanada.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi youtube Joe Biden
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top