Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Tok! DPR Setujui Isma Yatun dan Haerul Saleh Jadi Anggota BPK

DPR RI mengesahkan calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) periode 2022-2027 yaitu Isma Yatun dan Haerul Saleh.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 30 Maret 2022  |  08:34 WIB
Tok! DPR Setujui Isma Yatun dan Haerul Saleh Jadi Anggota BPK
Ketua DPR RI Puan Maharani foto bersama dengan calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) periode 2022-2027 yaitu Isma Yatun dan Haerul Saleh dalam Rapat Paripurna ke-18 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2021-2022 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (29/3/2022) - dpr.go.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani mengesahkan calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2022-2027 yaitu Isma Yatun dan Haerul Saleh. Sebelumnya, dua nama terpilih tersebut telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Komisi XI DPR RI. 

“Sekarang, perkenankan kami menanyakan kepada sidang dewan yang terhormat. Apakah laporan Komisi XI DPR RI terhadap hasil uji kelayakan calon anggota BPK RI Periode 2022-2027 tersebut dapat disetujui?” kata Ketua DPR RI Puan Maharani dalam Rapat Paripurna ke-18 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2021-2022 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (29/3/2022). 

Di hadapan 262 anggota dewan yang hadir baik fisik maupun virtual, Puan mengetok palu sebagai tanda resmi disahkannya calon anggota BPK RI Periode 2022-2027. Dia berharap kedua anggota BPK RI tersebut menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

"Pimpinan Dewan mengucapkan selamat kepada calon anggota BPK RI periode 2022-2027 semoga dapat menjalankan tugas dengan tanggung jawab dan amanah," ujarnya.

Sebelum disetujui dalam Rapat Paripurna, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Dolfie O.F.P menyampaikan laporan Komisi XI DPR RI tentang hasil pembahasan uji kelayakan calon anggota BPK RI.

Dia menjelaskan proses seleksi calon anggota BPK RI dimulai sejak masa pendaftaran pada 29 November - 8 Desember 2021 dengan jumlah pendaftar sebanyak 16 orang. Hingga pada tanggal 17-18 Maret 2022, Komisi XI DPR RI melaksanakan uji kelayakan terhadap 13 orang, lantaran 3 orang yang mengundurkan diri. 

Kemudian, pada 18 Maret 2022, Komisi XI DPR RI mengambil keputusan terhadap 13 orang calon anggota BPK RI dengan dasar hasil pemungutan suara terbanyak yang dilaksanakan secara tertutup. Hasil pemungutan suara tersebut diperoleh Isma Yatun sebanyak 46 suara dan Haerul Saleh sebanyak 37 suara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr bpk badan pemeriksa keuangan
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top