Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wapres: Kepercayaan Internasional Bantu Pemulihan Ekonomi RI

Wapres Ma'ruf Amin mengatakan kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia sebagai aset yang tak ternilai dan dapat membantu memulihkan perekonomian.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 28 Februari 2022  |  16:25 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat mengisi diskusi ekonomi dan perbankan syariah di era new normal  -  Setwapres
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat mengisi diskusi ekonomi dan perbankan syariah di era new normal - Setwapres

Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’ruf Amin menilai kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia sebagai aset yang tak ternilai dan dapat membantu memulihkan perekonomian.

Wapres mengatakan kepercayaan dari dunia internasional diraih berkat keberhasilan Indonesia dalam mengendalikan pandemi Covid-19.

Ma’ruf mencontohkan saat Presidensi G20, Indonesia menjalankan misinya yaitu mengajak negara-negara mengedepankan pemulihan bersama.

Dia menuturkan pandemi telah mengajarkan bahwa pemulihan global tidak akan terjadi jika upaya ini tidak melibatkan semua negara di dunia (recover together).

"Hanya dengan pulih bersama, kita dapat tumbuh semakin kuat (recover stronger)," kata Wapres dalam acara Forum Ekonomi Merdeka (FEM), Senin (28/2/2022).

Lebih lanjut, dia mengatakan sumber daya manusia (SDM) menjadi modal untuk bangkit dari pandemi Covid-19. Makin besarnya proporsi usia kerja, kata Ma'ruf, menjadi potensi, kekuatan dan modal dalam menghadapi pandemi Covid-19, sebab beban usia prakerja dan lanjut usia (lansia) yang ditanggung negara akan makin kecil.

"Jumlah generasi Milenial, Generasi Z dan Post Generasi Z saat ini mencapai 174 juta penduduk atau 64 persen lebih dari populasi menurut BPS 2021," ujarnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pertumbuhan Ekonomi g20 wapres ma'ruf amin pemulihan ekonomi
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top