Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Konflik Rusia-Ukraina, Laporan WNI di Kiev: Kota Sepi, Berlindung di KBRI

Warga Negara Indonesia bernama Vanda melakukan siaran di pinggir jalanan pusat kota Kiev, Ukraina. Terlihat bahwa kondisi jalanan sepi dan hanya beberapa kendaraan yang melintas, padahal menurutnya biasanya jalanan masih macet sekitar pukul 20.20, ketika dia bersiaran.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 25 Februari 2022  |  09:36 WIB
Sejumlah warga Ukraina bersiap meninggalkan ibu kota, namun perjalanan kereta api ternyata ditunda atau dibatalkan di stasiun kereta api Kyiv-Pasazhyrskyi di Kyiv, Ukraina, Kamis (24/2/2022).  - Bloomberg/Erin Trieb
Sejumlah warga Ukraina bersiap meninggalkan ibu kota, namun perjalanan kereta api ternyata ditunda atau dibatalkan di stasiun kereta api Kyiv-Pasazhyrskyi di Kyiv, Ukraina, Kamis (24/2/2022). - Bloomberg/Erin Trieb

Bisnis.com, JAKARTA — Warga negara Indonesia atau WNI yang berada di ibu kota Ukraina, Kiev berlindung ke Kedutaan Besar Republik Indonesia atau KBRI di sana. Mereka menanti perkembangan kondisi konflik untuk tetap berlindung di sana atau melakukan evakuasi ke negara lain.

Perkembangan informasi itu disampaikan oleh Vanda Sakina Damayanti, WNI di Kiev melalui unggahan siaran langsung (live) di akun Instagramnya, @vandasakinadamayanti. Dia melakukan siaran itu pada Kamis (24/2/2022) malam waktu Kiev, Ukraina.

Vanda melakukan siaran di pinggir jalanan pusat kota Kiev. Terlihat bahwa kondisi jalanan sepi dan hanya beberapa kendaraan yang melintas, padahal menurutnya biasanya jalanan masih macet sekitar pukul 20.20, ketika dia bersiaran.

Dalam siarannya itu terpantau ada dua bus yang melintas dengan beberapa penumpang di dalamnya. Vanda menjelaskan bahwa sebagian transportasi umum masih beroperasi, meskipun banyak warga yang berhenti beraktivitas untuk berlindung.

"Sekarang aku lagi di rumah salah satu WNI, ngambil persediaan makanan yang masih bisa dibawa, beras, daging, obat-obatan. Kami dari rumah ke rumah, yang kira-kira masih punya persediaan. Sekarang rumah, persediaan di rumah WNI yang terakhir terus kami bawa ke KBRI, supaya persediaan makanan kami cukup. Sepi banget, biasanya enggak kayak gini," ujar Vanda, dikutip pada Jumat (25/2/2022) dari siarannya.

Para WNI berlindung di KBRI yang berada di Kiev. Pihak kedutaan telah menginformasikan terkait perlindungan tersebut sejak beberapa hari yang lalu sehingga ketika kondisi memanas para WNI dapat langsung berlindung di KBRI.

Adapun, menurut Vanda, masyarakat lokal di Kiev berlindung di titik-titik perlindungan (shelter) yang berada di stasiun kereta bawah tanah (metro station subway). Menurutnya, stasiun itu menjadi salah satu stasiun kereta bawah tanah terdalam di dunia, sehingga warga berlindung ke sana.

"Banyak warga bawa selimut, bawa makanan, bawa snack, macam-macam lah persediaan itu mereka menuju ke metro. Ini lokasi aku sama temen aku memang dekat metro subway, di bawah tanah. Jadi kayaknya mereka pada lari ke sana yang gak sempet ke luar atau gak punya mobil, karena memang jalan-jalan sudah mulai diperketat keluar masuknya," ujar Vanda.

Dia melihat beberapa pusat perbelanjaan yang masih buka untuk menyediakan keperluan warga. Lalu, di dekatnya bersiaran terdapat toko peralatan yang juga masih buka. Vanda mengaku takjub dengan pilihan para pemilik toko untuk tetap buka.

Vanda berdoa agar para WNI yang berada di Kiev dapat segera dievakuasi ke negara tetangga. Menurutnya, jika terdapat evakuasi, mungkin para WNI akan mendatangi kota Lviv terlebih dahulu untuk menjalani berbagai pemeriksaan dokumen, juga tes PCR.

"Aku paling takut, soalnya kalau kita kena Covid, di Polandia salah satu harus ada yang dikarantina. Gak bisa bayangin kalau aku pisah dari suami atau anak. Jadi kalau misalkan ada salah satu dari keluarga kita kena Covid ya mungkin kita stay di Polanda atau negara mana pun yang membuat kita dievakuasi," ujarnya.

Vanda mengaku gundah ketika meninggalkan rumahnya untuk pergi ke KBRI dan terbesit berbagai kenangan di sana. Perasaan itu muncul karena jika para WNI dievakuasi ke Indonesia, mereka belum tahu apakah dapat kembali ke Ukraina atau tidak.

"Bingung mau apa. Agak capek, lelah... Waw, aku di medan perang. Makasih ya semuanya, aku udah siap-siap mau ke KBRI lagi," ujar Vanda.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

internasional rusia ukraina Rusia-Ukraina
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top