Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembelajaran Tatap Muka, Ventilasi yang Baik Cegah Penyebaran Omicron

PTM di sekolah kini terganggu akibat penyebaran Virus Corona varian Omicron. Pasalnya, siswa, guru, dan tenaga kependidikan tercatat terinfeksi Covid-19.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 22 Februari 2022  |  14:28 WIB
Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN 11 Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (30/8/2021). - Antara
Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN 11 Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (30/8/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Penerapan pembelajaran tatap muka atau PTM di sekolah kini terganggu akibat penyebaran Virus Corona varian Omicron. Pasalnya, siswa, guru, dan tenaga kependidikan tercatat terinfeksi Covid-19 baik saat di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Salah satu upaya mencegah terjadinya penularan di lingkungan sekolah adalah dengan mengoptimalkan keberadaan ventilasi.

Dikutip dari unggahan akun Instagram @pandemictalks, Selasa (22/2/2022) ruangan dengan ventilasi buruk sangat berpotensi menyebarkan Covid-19 di udara, jika salah seorang di dalamnya telah terinfeksi.

"Namun, apabila satu ventilasi dibuka, maka konstentrasi virus di ruangan akan berkurang," tulis Pandemictalks dalam unggahan tersebut.

Sebagai salah satu solusi, penggunaan alat bantu ventilasi seperti exhaust fan di kelas bisa mengalirkan udara baru yang segar dan bersih.

Selain ruang kelas dengan ventilasi yang baik, seluruh insan sekolah harus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 pembelajaran tatap muka
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top