Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Usulkan Nobel NU-Muhammadiyah, Muhaimin: Tak Ada Urusan Politik!

Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar membantah alasan dirinya mengusulkan nobel perdamaian untuk Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah untuk kepentingan Pemilu 2024.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 16 Februari 2022  |  14:39 WIB
Usulkan Nobel NU-Muhammadiyah, Muhaimin: Tak Ada Urusan Politik!
muhaimin iskandar

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar membantah alasan dirinya mengusulkan nobel perdamaian (nobel peace prize) ke organisasi Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah untuk kepentingan Pemilu 2024.

Menurut pria yang akrab disapa Cak Imin tersebut, usulan itu murni dari DPR untuk organisasi NU dan Muhammadiyah. Cak Imin juga mengklaim bahwa tidak ada kepentingan politik apapun terkait usul nobel peace prize tersebut.

"Tidak ada itu kepentingan politik. Ini resmi saya selaku Wakil Ketua DPR punya usulan seperti itu, tidak ada urusan politik apapun," kata Muhaimin di Gedung DPR, Rabu (16/2/2022).

Cak Imin juga mengatakan bahwa pihaknya sudah membentuk tim khusus untuk mencari dokumen sejarah guna dijadikan bukti bahwa organisasi NU dan Muhammadiyah sudah tepat menerima nobel itu.

"Kami sudah membentuk tim teknis untuk hal itu," ujarnya.

Dia juga mendorong Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan surat dukungan resmi terkait usulan penerimaan nobel perdamaian untuk organisasi NU dan Muhammadiyah tersebut.

"Kami juga akan meminta Presiden Jokowi agar memberikan surat dukungan resmi. Sebagai Presiden, Pak Jokowi juga sangat berhak untuk mengajukan pencalonan dan memberi dukungan," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

muhaimin iskandar muhammadiyah hadiah nobel nahdlatul ulama
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top